Wayag Raja Ampat destinasi tracking paling digemari pencinta alam
Sabtu, 8 Juni 2019 15:48 WIB
Destinasi wisata puncak satu Wayag Raja Ampat (Foto Antara Papua Barat/ Ernes Kakisina)
Waisai (ANTARA) - Nama Wayag tentunya tidak asing bagi para pencinta alam yang pernah melakukan perjalanan wisata di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.
Wayag adalah salah satu destinasi wisata yang sangat digemari para pencinta alam terlebih khusus para pendaki dan para pencinta olahraga panjat tebing sebab menggapai puncak Wayag memerlukan perjuangan tracking dengan medan yang menantang.
Di kawasan Wayag terdapat dua puncak yang selama ini menjadi tujuan wisatawan para pencinta alam. Masyarakat setempat menyebut puncak tersebut dengan sebutan puncak satu dan puncak dua.
Pemandangan dari atas kedua puncak tersebut sangat indah namun untuk mencapainya membutuhkan perjuangan terutama keberanian karena harus mendaki dan melewati batuan-batuan yang tajam dan membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Wisatawan saat mendaki puncak Wayag Raja Ampat (Foto Antara Papua Barat/ Ernes Kakisina)
Bagi wisatawan pencinta alam, puncak Wayag adalah puncak terindah di Indonesia dan harus dilestarikan oleh masyarakat setempat agar berkelanjutan bagi generasi di masa yang akan datang.
"Saya sudah melakukan tracking di beberapa daerah batuan kars di Indonesia namun tidak seindah puncak Wayag Kabupaten Raja Ampat," kata Liling (50) wisatawan asal Jakarta di Waisai, ibukota Raja Ampat, Sabtu.
Dia mengaku sudah dua kali berkunjung Pulau Phuket Thailand untuk menikmati keindahan alam, namun setelah berkunjung Wayag jauh lebih indah.
"Saya berharap tempat yang begitu alami dan indah ini terus dijaga agar dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sepanjang masa," ujarnya.
Berkunjung ke destinasi wisata wayag, wisatawan harus menggunakan transportasi laut seperti speedboat atau kapal cekil dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat selama empat jam perjalanan.
Destinasi wisata Wayag tidak hanya panorama indah dari puncak tebing, tetapi wisatawan juga bisa menikmati pantai pasir putih dan berinteraksi dengan ikan hiu.
Wayag adalah salah satu destinasi wisata yang sangat digemari para pencinta alam terlebih khusus para pendaki dan para pencinta olahraga panjat tebing sebab menggapai puncak Wayag memerlukan perjuangan tracking dengan medan yang menantang.
Di kawasan Wayag terdapat dua puncak yang selama ini menjadi tujuan wisatawan para pencinta alam. Masyarakat setempat menyebut puncak tersebut dengan sebutan puncak satu dan puncak dua.
Pemandangan dari atas kedua puncak tersebut sangat indah namun untuk mencapainya membutuhkan perjuangan terutama keberanian karena harus mendaki dan melewati batuan-batuan yang tajam dan membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Wisatawan saat mendaki puncak Wayag Raja Ampat (Foto Antara Papua Barat/ Ernes Kakisina)
Bagi wisatawan pencinta alam, puncak Wayag adalah puncak terindah di Indonesia dan harus dilestarikan oleh masyarakat setempat agar berkelanjutan bagi generasi di masa yang akan datang.
"Saya sudah melakukan tracking di beberapa daerah batuan kars di Indonesia namun tidak seindah puncak Wayag Kabupaten Raja Ampat," kata Liling (50) wisatawan asal Jakarta di Waisai, ibukota Raja Ampat, Sabtu.
Dia mengaku sudah dua kali berkunjung Pulau Phuket Thailand untuk menikmati keindahan alam, namun setelah berkunjung Wayag jauh lebih indah.
"Saya berharap tempat yang begitu alami dan indah ini terus dijaga agar dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sepanjang masa," ujarnya.
Berkunjung ke destinasi wisata wayag, wisatawan harus menggunakan transportasi laut seperti speedboat atau kapal cekil dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat selama empat jam perjalanan.
Destinasi wisata Wayag tidak hanya panorama indah dari puncak tebing, tetapi wisatawan juga bisa menikmati pantai pasir putih dan berinteraksi dengan ikan hiu.
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bahlil: Foto udara buktikan Pulau Gag di Raja Ampat tidak rusak, jangan termakan hoaks
10 June 2025 14:02 WIB
Basarnas selamatkan kapal nelayan terombang ambing di laut Raja Ampat
06 November 2022 22:22 WIB, 2022
Warga temukan paus terdampar dalam kondisi mati di perairan Raja Ampat
28 October 2022 9:47 WIB, 2022
Polisi tangkap satu lagi tersangka pembunuhan wartawan Raja Ampat Pos
01 August 2022 13:11 WIB, 2022
Perahu mesin angkut 10 orang dari Sorong dilaporkan hilang di perairan Raja Ampat
07 November 2021 11:08 WIB, 2021
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB