Pengamat: Debat Capres keempat lebih menarik
Sabtu, 30 Maret 2019 22:59 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto usai mengikuti debat capres putaran keempat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Adi Prayitno, menyebutkan debat capres keempat Pilpres 2019 ini lebih menarik dari debat-debat sebelumnya.
"Debat malam ini jauh menarik dari debat sebelumnya. Prabowo tampil menyerang dalam berbagai isu salah satunya soal kebocoran negara dan pertahanan keamanan yang dianggap masih lemah," kata Adi menanggapi debat capres, di Jakarta, Sabtu malam.
Menurut dia, debat yang berlangsung saat ini sangat ditunggu banyak orang.
"Prabowo memang menyerang Jokowi, tetapi dilakukan dengan halus," katanya.
Adi menilai "menyerang" capres nomor urut 01, Jokowi itu bagian dari strategi Prabowo yang menyerang secara halus tak seperti dua debat sebelumnya yang terlihat tampil 'manis'.
"Prabowo ingin menunjukkan pada publik bahwa ia perlu juga tampil menyerang dalam debat," katanya.
Menurut dia, mantan Danjen Kopassus itu ingin buktikan bahwa ia tak melindungi kelompok radikal intoleran.
"Sebagai mantan tentara, Prabowo ingin tegaskan sikap nasionalisme untuk pertahankan Indonesia. Dengan menyebut ibunya nasrani dan ia mantan tentara, Prabowo ingin balikkan tuduhan bahwa Prabowo pro khilafah," ucapnya.
Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan Debat Ke-4 Pilpres 2019.
Debat pada kali itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.
"Debat malam ini jauh menarik dari debat sebelumnya. Prabowo tampil menyerang dalam berbagai isu salah satunya soal kebocoran negara dan pertahanan keamanan yang dianggap masih lemah," kata Adi menanggapi debat capres, di Jakarta, Sabtu malam.
Menurut dia, debat yang berlangsung saat ini sangat ditunggu banyak orang.
"Prabowo memang menyerang Jokowi, tetapi dilakukan dengan halus," katanya.
Adi menilai "menyerang" capres nomor urut 01, Jokowi itu bagian dari strategi Prabowo yang menyerang secara halus tak seperti dua debat sebelumnya yang terlihat tampil 'manis'.
"Prabowo ingin menunjukkan pada publik bahwa ia perlu juga tampil menyerang dalam debat," katanya.
Menurut dia, mantan Danjen Kopassus itu ingin buktikan bahwa ia tak melindungi kelompok radikal intoleran.
"Sebagai mantan tentara, Prabowo ingin tegaskan sikap nasionalisme untuk pertahankan Indonesia. Dengan menyebut ibunya nasrani dan ia mantan tentara, Prabowo ingin balikkan tuduhan bahwa Prabowo pro khilafah," ucapnya.
Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan Debat Ke-4 Pilpres 2019.
Debat pada kali itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TPD Ganjar-Mahfud Sumsel nonton bareng debat capres terakhir di sekretariat
05 February 2024 7:17 WIB, 2024
Anies berpendapat kekerasan sekecil apa pun pada perempuan tak boleh disepelekan
04 February 2024 22:33 WIB, 2024
Ganjar sebut seluruh perangkat negara harus hadir atasi masalah PMI
04 February 2024 22:31 WIB, 2024
Prabowo sebut pemerintah perlu turun tangan lestarikan warisan budaya
04 February 2024 22:30 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB
Polwan bagikan 1.000 masker untuk antisipasi dampak karhutla ke warga Palembang
03 September 2026 7:41 WIB