Lanud Halim Perdanakusuma gelar latihan "survival dasar"
Senin, 25 Februari 2019 15:08 WIB
Komandan Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI M Tonny Harjono, menyematkan tanda latihan kepada perwakilan komando latihan dan pelaku latihan di landas parkir Wing Udara 1 Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (25/2/2019). (Dok. TNI AU Halim Perdanakusuma)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M Tonny Harjono membuka secara resmi latihan "survival dasar" (ketahanan hidup dasar) 2019 di lapangan Appron Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin.
Danlanud Halim Perdanakusuma dalam sambutannya yang dirilis Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Letkol Sus Komarudin di Jakarta, mengatakan tujuan dilaksanakan latihan adalah untuk melatih dan memelihara kemampuan awak pesawat untuk bertahan hidup dan mencari pertolongan ketika pesawat terpaksa melaksanakan pendaratan darurat, baik di daratan maupun perairan.
Sekaligus mengaplikasikan keterampilan dan kemampuanoperasi para personel di satuan masing-masing, kata Marsma TNI M Tonny Harjono.
Danlanud menambahkan latihan Survival Dasar 2019 merupakan perwujudan dari pelaksanaan tugas Lanud Halim Perdanakusuma yang akan berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (26/2) hingga Kamis (28/2) mendatang di wilayah Kalijati, Subang.
Diakhir sambutannya, Tonny menekankan kepada seluruh peserta latihan untuk menjaga kerja sama antaranggota kelompok dalam melaksanakan latihan.
"Kerja sama antaranggota kelompok dalam menghadapi rintangan dan hambatan di alam, serta berupaya mendapatkan pertolongan segera mungkin menjadi inti dari latihan," tutur Danlanud.
Dia menegaskan bahwa keterampilan teknik, strategi dan soliditas kelompok yang baik, menentukan tingkat keberhasilan latihan.
Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Firman Wirayudha, selaku Direktur Latihan (Dirlat) menyebutkan latihan Survival Dasar 2019 ini melibatkan 150 personel, dengan peserta latihan 70 personel, dan 80 personel lainnya sebagai Komando Latihan (Kolat), pelatih, serta pendukung.
"Peserta latihan dari Lanud Halim Perdanakusuma sendiri sebanyak 70 personel, yang terdiri dari personel masing-masing Skuadron Lanud Halim Perdanakusuma, Pramugari VIP/VVIP TNI AU, dan Pramuka Saka Dirgantara," ujarnya.
Danlanud Halim Perdanakusuma dalam sambutannya yang dirilis Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Letkol Sus Komarudin di Jakarta, mengatakan tujuan dilaksanakan latihan adalah untuk melatih dan memelihara kemampuan awak pesawat untuk bertahan hidup dan mencari pertolongan ketika pesawat terpaksa melaksanakan pendaratan darurat, baik di daratan maupun perairan.
Sekaligus mengaplikasikan keterampilan dan kemampuanoperasi para personel di satuan masing-masing, kata Marsma TNI M Tonny Harjono.
Danlanud menambahkan latihan Survival Dasar 2019 merupakan perwujudan dari pelaksanaan tugas Lanud Halim Perdanakusuma yang akan berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (26/2) hingga Kamis (28/2) mendatang di wilayah Kalijati, Subang.
Diakhir sambutannya, Tonny menekankan kepada seluruh peserta latihan untuk menjaga kerja sama antaranggota kelompok dalam melaksanakan latihan.
"Kerja sama antaranggota kelompok dalam menghadapi rintangan dan hambatan di alam, serta berupaya mendapatkan pertolongan segera mungkin menjadi inti dari latihan," tutur Danlanud.
Dia menegaskan bahwa keterampilan teknik, strategi dan soliditas kelompok yang baik, menentukan tingkat keberhasilan latihan.
Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Firman Wirayudha, selaku Direktur Latihan (Dirlat) menyebutkan latihan Survival Dasar 2019 ini melibatkan 150 personel, dengan peserta latihan 70 personel, dan 80 personel lainnya sebagai Komando Latihan (Kolat), pelatih, serta pendukung.
"Peserta latihan dari Lanud Halim Perdanakusuma sendiri sebanyak 70 personel, yang terdiri dari personel masing-masing Skuadron Lanud Halim Perdanakusuma, Pramugari VIP/VVIP TNI AU, dan Pramuka Saka Dirgantara," ujarnya.
Pewarta : Joko Susilo
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU sebut terdakwa korupsi Tol Betung-Tempino H Alim rugikan negara Rp127 miliar
04 December 2025 20:20 WIB
Penerbangan Batik Air pindah dari Bandar Halim ke Soekarno-Hatta mulai 1 Agustus 2025
17 July 2025 6:42 WIB
Presiden instruksikan jaga stabilitas harga dan pangan jelang Ramadhan
28 February 2025 16:47 WIB, 2025
Kebakaran mobil di Tol Jagorawi bikin macet hingga pintu Tol Cawang-Halim
10 June 2024 20:27 WIB, 2024