Ahok berharap PDI Perjuangan capai 35 persen suara di Pemilu 2019
Rabu, 30 Januari 2019 18:59 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (tengah) didampingi Puput Nastiti Devi berfoto dengan kerabatnya di Jakarta, Kamis (24/1/2019). Ahok berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya pasca bebas dari penjara. (ANTARA FOTO/HO/Tim BTP)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berharap PDI Perjuangan memenangi Pemilu 2019 sehingga bisa memimpin di DPRD DKI dan juga DPR RI.
"Bisa mencapai 35 persen seperti zaman kejayaan 1999, waktu kejatuhan Orde Baru,” kata Ahok saat berkunjung di Posko Ima di Jalan Jomas, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu.
"Jadi, harapan saya, kalau kita mau membantu pemerintahan yang baik, menangkanlah (PDI Perjuangan) di pemilu ini," tambah Ahok yang kini lebih suka disapa BTP.
Meski demikian, saat ini ia belum memikirkan bergabung dengan partai dan ingin berjalan-jalan dulu setelah selesai menjalani masa hukuman.
"Saya mau jalan-jalan dulu, sudah 20 bulan setengah saya ditahan, sekarang mau jalan-jalan," katanya.
Ia hadir di Posko Ima untuk memberikan dukungan kepada mantan stafnya ketika memimpin DKI, Ima Mahdiah, yang menjadi caleg DPRD DKI Daerah Pemilihan X (Kembangan, Kebon Jeruk, Grogol Petamburan, Taman Sari dan Palmerah) dari PDI Perjuangan.
Ia juga mempromosikan Charles Honoris, bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot pada Pilgub DKI 2017 yang menjadi caleg DPR RI Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu) juga dari PDI Perjuangan yang menemaninya dalam kunjungan itu.
"Buat warga Jakarta kali ini pilihlah untuk DPRD Ima (Mahdiah) nomor 4, dan Charles (Honoris) nomor 2 (untuk DPR RI)," kata Ahok.
"Bisa mencapai 35 persen seperti zaman kejayaan 1999, waktu kejatuhan Orde Baru,” kata Ahok saat berkunjung di Posko Ima di Jalan Jomas, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu.
"Jadi, harapan saya, kalau kita mau membantu pemerintahan yang baik, menangkanlah (PDI Perjuangan) di pemilu ini," tambah Ahok yang kini lebih suka disapa BTP.
Meski demikian, saat ini ia belum memikirkan bergabung dengan partai dan ingin berjalan-jalan dulu setelah selesai menjalani masa hukuman.
"Saya mau jalan-jalan dulu, sudah 20 bulan setengah saya ditahan, sekarang mau jalan-jalan," katanya.
Ia hadir di Posko Ima untuk memberikan dukungan kepada mantan stafnya ketika memimpin DKI, Ima Mahdiah, yang menjadi caleg DPRD DKI Daerah Pemilihan X (Kembangan, Kebon Jeruk, Grogol Petamburan, Taman Sari dan Palmerah) dari PDI Perjuangan.
Ia juga mempromosikan Charles Honoris, bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot pada Pilgub DKI 2017 yang menjadi caleg DPR RI Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu) juga dari PDI Perjuangan yang menemaninya dalam kunjungan itu.
"Buat warga Jakarta kali ini pilihlah untuk DPRD Ima (Mahdiah) nomor 4, dan Charles (Honoris) nomor 2 (untuk DPR RI)," kata Ahok.
Pewarta : Sigit Pinardi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pejabat negara mulai Sri Mulyani hingga Wishnutama kehilangan Glenn sebagai teman
09 April 2020 9:21 WIB, 2020
Eks staf Ahok polisikan dua akun Twitter akibat tudingan soal anggaran
14 November 2019 9:01 WIB, 2019
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB