PSSI Sumsel kembali agendakan kompetisi U-15
Minggu, 4 November 2018 12:09 WIB
Dokumentasi- Pertandingan sepakbola. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Sumatera Selatan kembali mengagendakan kompetisi usia di bawah 15 tahun (U-15) dengan menunjuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir sebagai tuan rumah pada pertengahan November 2018.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sumsel Hendrix Halim di Palembang, Minggu, mengatakan, kompetisi ini kembali digelar karena turnamen untuk anak-anak usia di bawah 15 tahun di Sumsel terbilang minim.
Kompetisi ini digelar tak lain untuk tetap menjaga semangat anak-anak muda Sumsel dalam berolahraga sepak bola. Mereka butuh jam terbang, untuk lanjut ke jenjang junior,? kata dia.
Ia mengatakan sejauh ini tujuh kabupaten/kota sudah menyatakan kesediaan untuk mengirimkan tim pada kompetisi U-15 2018 yakni, Palembang, Ogan Ilir, OKI, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Pagaralam, serta PALI sendiri selaku tuan rumah.
Kemungkinan ada tambahan dari kabupaten/kota lain. Kami masih membuka pendaftaran, ujar dia.
Sementara itu, Ketua PSSI Sumsel Ucok Hidayat mengatakan pembinaan atlet usia muda menjadi target organisasi terutama untuk usia U-18 hingga U-15.
Kami sudah menyusun program untuk digencarkannya kompetisi anak-anak usia muda pada tahun 2019, kata Ucok.
Ia mengatakan PSSI Sumsel berharap nantinya atlet-atlet berbakat yang bisa mewakili daerah di ajang PON atau hingga mewakili negara dengan memperkuat timnas.
Prestasi di PON Jabar sudah cukup baik, sudah menembus semifinal. Semoga saja, prestasi ini dapat terus ditingkatkan,? kata dia.
Selain itu, PSSI Sumsel juga berharap nantinya banyak putra daerah sendiri yang mengisi skuat Sriwijaya FC, klub profesional asal Sumatera Selatan.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sumsel Hendrix Halim di Palembang, Minggu, mengatakan, kompetisi ini kembali digelar karena turnamen untuk anak-anak usia di bawah 15 tahun di Sumsel terbilang minim.
Kompetisi ini digelar tak lain untuk tetap menjaga semangat anak-anak muda Sumsel dalam berolahraga sepak bola. Mereka butuh jam terbang, untuk lanjut ke jenjang junior,? kata dia.
Ia mengatakan sejauh ini tujuh kabupaten/kota sudah menyatakan kesediaan untuk mengirimkan tim pada kompetisi U-15 2018 yakni, Palembang, Ogan Ilir, OKI, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Pagaralam, serta PALI sendiri selaku tuan rumah.
Kemungkinan ada tambahan dari kabupaten/kota lain. Kami masih membuka pendaftaran, ujar dia.
Sementara itu, Ketua PSSI Sumsel Ucok Hidayat mengatakan pembinaan atlet usia muda menjadi target organisasi terutama untuk usia U-18 hingga U-15.
Kami sudah menyusun program untuk digencarkannya kompetisi anak-anak usia muda pada tahun 2019, kata Ucok.
Ia mengatakan PSSI Sumsel berharap nantinya atlet-atlet berbakat yang bisa mewakili daerah di ajang PON atau hingga mewakili negara dengan memperkuat timnas.
Prestasi di PON Jabar sudah cukup baik, sudah menembus semifinal. Semoga saja, prestasi ini dapat terus ditingkatkan,? kata dia.
Selain itu, PSSI Sumsel juga berharap nantinya banyak putra daerah sendiri yang mengisi skuat Sriwijaya FC, klub profesional asal Sumatera Selatan.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Palembang sediakan 10.672 tiket untuk libur panjang Isra Miraj pada 15-18 Januari
12 January 2026 22:10 WIB
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Produksi beras Indonesia diproyeksi naik 4,15 juta ton hingga akhir tahun
03 November 2025 15:02 WIB