Pusri ekspor pupuk urea 173.222 ton
Rabu, 19 September 2018 20:20 WIB
Sejumlah petugas mengawasi distribusi pupuk di dermaga PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang, Sumsel, Jumat (27/4). (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/18)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang mencatat telah mengekspor 173.222 ton pupuk urea ke berbagai negara sampai September 2018 sehingga optimistis mencetak kinerja tahun ini.
Manajer Humas PT Pusri Palembang Hernawan L Sjamsuddin di Palembang, Rabu, mengatakan, realisasi ekspor urea itu menuju Taiwan, Filipina, Malaysia, Thailand, Jepang, India, Vietnam dan Korea Selatan.
"Ekspor itu tercatat hingga medio September 2018. Selain Asia, kami juga mengekspor urea ke Australia, Afrika Selatan dan Chilli," kata dia.
Dia menjelaskan, ekspor pupuk urea dilakukan setelah mendapatkan izin ekspor dan terpenuhinya alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi dalam negeri (Public Service Obligation/PSO).
Ia mengemukakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) itu akan melanjutkan ekspor sebanyak 100.000 ton urea pada triwulan III/2018. Selain urea, perusahaan juga mengekspor amoniak? yang mampu bersaing di pasar regional.
"Negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia Filipina dan Singapura masih menjadi tujuan utama pasar ekspor amoniak Pusri," ujar dia.
Pusri telah mengekspor 73.207 ton amoniak per September 2018 dari total proyeksi tahun 2018 sebesar 115.360 ton amoniak.
Kegiatan ekspor yang dilakukan Pusri turut berkontribusi terhadap capaian kinerja induk perusahaan, Pupuk Indonesia (Persero), yakni sepanjang Januari--Agustus 2018 ekspor perseroan mencapai 1,08 juta ton.
Total ekspor tersebut?terdiri dari 616.294 ton urea, 371.841 ton amoniak, dan 93.290 ton NPK.
Menurut Hernawan, selain bertujuan meningkatkan pendapatan, ekspor pupuk dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka mendorong perekonomian dan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
"Hal ini selaras dengan pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno saat melepas secara simbolis ekspor urea sebanyak 20.000 ton ke Filipina dari Pelabuhan PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, baru-baru ini," kata dia.
Manajer Humas PT Pusri Palembang Hernawan L Sjamsuddin di Palembang, Rabu, mengatakan, realisasi ekspor urea itu menuju Taiwan, Filipina, Malaysia, Thailand, Jepang, India, Vietnam dan Korea Selatan.
"Ekspor itu tercatat hingga medio September 2018. Selain Asia, kami juga mengekspor urea ke Australia, Afrika Selatan dan Chilli," kata dia.
Dia menjelaskan, ekspor pupuk urea dilakukan setelah mendapatkan izin ekspor dan terpenuhinya alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi dalam negeri (Public Service Obligation/PSO).
Ia mengemukakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) itu akan melanjutkan ekspor sebanyak 100.000 ton urea pada triwulan III/2018. Selain urea, perusahaan juga mengekspor amoniak? yang mampu bersaing di pasar regional.
"Negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia Filipina dan Singapura masih menjadi tujuan utama pasar ekspor amoniak Pusri," ujar dia.
Pusri telah mengekspor 73.207 ton amoniak per September 2018 dari total proyeksi tahun 2018 sebesar 115.360 ton amoniak.
Kegiatan ekspor yang dilakukan Pusri turut berkontribusi terhadap capaian kinerja induk perusahaan, Pupuk Indonesia (Persero), yakni sepanjang Januari--Agustus 2018 ekspor perseroan mencapai 1,08 juta ton.
Total ekspor tersebut?terdiri dari 616.294 ton urea, 371.841 ton amoniak, dan 93.290 ton NPK.
Menurut Hernawan, selain bertujuan meningkatkan pendapatan, ekspor pupuk dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka mendorong perekonomian dan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
"Hal ini selaras dengan pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno saat melepas secara simbolis ekspor urea sebanyak 20.000 ton ke Filipina dari Pelabuhan PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, baru-baru ini," kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri jamin stok pupuk tersedia selama musim tanam Oktober-Maret 2023
12 December 2022 20:45 WIB, 2022
Pusri akan salurkan 94.509 ton pupuk urea subsidi di sembilan provinsi
02 February 2022 12:38 WIB, 2022
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB