Gunung Marapi kembali erupsi Rabu pagi
Rabu, 2 Mei 2018 8:57 WIB
Dokumentasi- Gunung Marapi yang terletak di antara Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, mengeluarkan abu vulkanik . (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
Bukittinggi, Sumbar (ANTARA News Sumsel) - Gunung Marapi, yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi pada Rabu pukul 07.03 WIB.
Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar yang berada di Kota Bukittinggi, Sumbar, mencatat tinggi kolom erupsi diperkirakan mencapai 4.000 meter dari puncak kawah.
"Asap teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan angin bertiup lemah ke arah tenggara," kata Petugas Pos PGA Marapi Sumbar Hartanto di Bukittinggi, Selasa.
Durasi gempa yang terjadi tercatat selama 485 detik dengan amplitudo 10 milimeter.
Gunung Marapi sampai saat ini masih berstatus waspada (level II). Status sudah ditetapkan sejak Agustus 2011.
Dalam keadaan itu, masyarakat sekitar dan wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung yang berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut tersebut.
"Hal itu mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan," kata Hartanto.
Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar yang berada di Kota Bukittinggi, Sumbar, mencatat tinggi kolom erupsi diperkirakan mencapai 4.000 meter dari puncak kawah.
"Asap teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan angin bertiup lemah ke arah tenggara," kata Petugas Pos PGA Marapi Sumbar Hartanto di Bukittinggi, Selasa.
Durasi gempa yang terjadi tercatat selama 485 detik dengan amplitudo 10 milimeter.
Gunung Marapi sampai saat ini masih berstatus waspada (level II). Status sudah ditetapkan sejak Agustus 2011.
Dalam keadaan itu, masyarakat sekitar dan wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung yang berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut tersebut.
"Hal itu mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan," kata Hartanto.
Pewarta : Irfan Taufik
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB