Lula Kamal ajak "Bonita" hidup sehat
Minggu, 15 April 2018 22:28 WIB
Dokter sekaligus artis, Lula Kamal (ANTARA News SumselFeny Selly)
Surabaya (ANTARA News Sumsel) - Artis yang juga dokter Lula Kamal memberi paparan kepada "bonek wanita" atau "bonita", julukan suporter perempuan bagi tim sepak bola Persebaya Surabaya, agar menjalankan pola hidup sehat.
Kegiatan ini digagas oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, yang berlangsung di Graha Baradaksa Polrestabes Surabaya, Minggu.
"Saya mengapresiasi Polrestabes Surabaya yang telah peduli sama bonita. Saya senang sekali waktu diundang untuk menjadi pembicaranya," ujar None Jakarta tahun 1990 itu.
Lula lebih banyak memberi paparan tentang kesehatan organ reproduksi wanita. Dia menganjurkan agar bonita rutin melakukan pemeriksaan pap smear atau Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), yang merupakan metode pencegahan dini dari penyakit kanker leher rahim atau serviks.
"Setiap perempuan, yang sudah menikah atau belum, dianjurkan setahun sekali melakukan pap smear atau IVA, agar segera mendapat penanaganan seandainya terdeteksi terseran kanker serviks," tuturnya.
Dalam kesemptan itu, bonita yang hadir juga difasilitasi untuk memeriksakan organ kelaminnya melalui metode IVA.
Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polrestabes Surabaya dalam mengelola suporter Bonek.
"Bonek ini kan potensi bagi Kota Surabaya, bahkan Jawa Timur. Ini harus kita kelola supaya Bonek produktif, dari tata cara keseharian dan sebagainya," ujarnya.
Hari ini, dia menandaskan fokus mengundang Bonita agar mendapat paparan tentang pola hidup sehat.
"Saya dapat data tingginya angka kematian mayoritas disebabkan oleh organ reproduksi wanita yang kurang terjaga kesehatannya. Makanya saya punya ide menggandeng dokter Lula yang sudah populer ini untuk memberdayakan para Bonita agar mendapatkan ilmu dan informasi tentang kesehatan organ reproduksi," ucapnya.
Kegiatan ini digagas oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, yang berlangsung di Graha Baradaksa Polrestabes Surabaya, Minggu.
"Saya mengapresiasi Polrestabes Surabaya yang telah peduli sama bonita. Saya senang sekali waktu diundang untuk menjadi pembicaranya," ujar None Jakarta tahun 1990 itu.
Lula lebih banyak memberi paparan tentang kesehatan organ reproduksi wanita. Dia menganjurkan agar bonita rutin melakukan pemeriksaan pap smear atau Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), yang merupakan metode pencegahan dini dari penyakit kanker leher rahim atau serviks.
"Setiap perempuan, yang sudah menikah atau belum, dianjurkan setahun sekali melakukan pap smear atau IVA, agar segera mendapat penanaganan seandainya terdeteksi terseran kanker serviks," tuturnya.
Dalam kesemptan itu, bonita yang hadir juga difasilitasi untuk memeriksakan organ kelaminnya melalui metode IVA.
Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polrestabes Surabaya dalam mengelola suporter Bonek.
"Bonek ini kan potensi bagi Kota Surabaya, bahkan Jawa Timur. Ini harus kita kelola supaya Bonek produktif, dari tata cara keseharian dan sebagainya," ujarnya.
Hari ini, dia menandaskan fokus mengundang Bonita agar mendapat paparan tentang pola hidup sehat.
"Saya dapat data tingginya angka kematian mayoritas disebabkan oleh organ reproduksi wanita yang kurang terjaga kesehatannya. Makanya saya punya ide menggandeng dokter Lula yang sudah populer ini untuk memberdayakan para Bonita agar mendapatkan ilmu dan informasi tentang kesehatan organ reproduksi," ucapnya.
Pewarta : Slamet Agus Sudarmojo dan Hanif Nashrullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Film "Jailangkung: Sandekala" rilis cuplikan perdana dengan teror mencekam
01 August 2022 16:20 WIB, 2022
Catatan Asro Kamal Rokan: Melaka Pusat Peradaban Melayu Abad 14 (Video)
05 June 2022 19:54 WIB, 2022
Titi Kamal tak mau terjebak terus bintangi film horor meski "Makmum 2" sukses besar
16 January 2022 0:00 WIB, 2022
Lula Kamal: Pasien isolasi mandiri lakukan proning saat tiba-tiba sesak napas
15 July 2021 16:46 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Ombudsman Sumsel dorong Disdik sediakan kanal pengaduan pelaksanaan masuk sekolah
20 May 2026 21:21 WIB