Kurangi pengangguran, Kota Malang buka 1.200 lowongan kerja
Rabu, 4 April 2018 22:14 WIB
Dokumen - Bursa Lowongan Kerja (ANTARA News Sumsel/ Feny Selly/
Malang (ANTARA News Sumsel) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Malang, Jawa Timur membuka sebanyak 1.200 lowongan kerja dalam acara "Job Fair" atau bursa kerja di Aula Skodam V Brawijaya di wilayah setempat.
Pjs Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi, di Malang, Rabu mengatakan, pembukaan kesempatan kerja ini merupakan salah satu upaya Pemkot Malang untuk menurunkan angka pengangguran.
"Permasalahan yang ada saat ini, adalah tidak proporsionalnya antara jumlah lapangan pekerjaan dan pencari kerja. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam hal ini sangat dibutuhkan agar proporsionalitas itu bisa terjaga dengan baik dan jumlah pengangguran bisa menurun," katanya.
Wahid mengatakan, tenaga kerja pada dasarnya dibagi menjadi tiga kategori, yakni tenaga kerja terlatih, tenaga kerja terdidik dan tenaga kerja tidak terlatih.
"Hal ini tentunya membutuhkan sebuah penanganan dari pemerintah agar tiga kategori itu bisa merata dalam mendapatkan peluang bekerja. Kami terus berusaha dan berharap mampu para pencari kerja dari tiga kategori itu dapat tertampung secara proporsional, meskipun jumlah orang dalam kategori tenaga kerja tersebut berbeda," katanya.
Tak hanya itu, sistem dalam pemerintahan utamanya terkait dengan penyerapan anggaran juga salah satunya berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
Selama ini, kata Wahid, di hampir seluruh kota/kabupaten di Indonesia penyerapan anggaran tidak proporsional antara triwulan satu, triwulan dua, triwulan tiga dan triwulan empat.
"Selama ini kebanyakan anggaran menumpuk pada triwulan empat sehingga sistem ini yang harus diperbaiki karena berdampak terhadap lowongan kerja. Kalau misalnya proposional penyerapan anggaran pertriwulan, maka sepanjang tahun ketersediaan lapangan kerja ini bisa proposional," tuturnya.
Sementara itu bursa kerja yang digelar hingga Kamis (5/4) tersebut, terdapat 58 perusahaan yang turut andil, di antaranya ada 31 perusahaan dari Kota Malang, 10 perusahaan dari Kota Surabaya, dan 8 perusahaan dari Kabupaten Malang.
Pjs Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi, di Malang, Rabu mengatakan, pembukaan kesempatan kerja ini merupakan salah satu upaya Pemkot Malang untuk menurunkan angka pengangguran.
"Permasalahan yang ada saat ini, adalah tidak proporsionalnya antara jumlah lapangan pekerjaan dan pencari kerja. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam hal ini sangat dibutuhkan agar proporsionalitas itu bisa terjaga dengan baik dan jumlah pengangguran bisa menurun," katanya.
Wahid mengatakan, tenaga kerja pada dasarnya dibagi menjadi tiga kategori, yakni tenaga kerja terlatih, tenaga kerja terdidik dan tenaga kerja tidak terlatih.
"Hal ini tentunya membutuhkan sebuah penanganan dari pemerintah agar tiga kategori itu bisa merata dalam mendapatkan peluang bekerja. Kami terus berusaha dan berharap mampu para pencari kerja dari tiga kategori itu dapat tertampung secara proporsional, meskipun jumlah orang dalam kategori tenaga kerja tersebut berbeda," katanya.
Tak hanya itu, sistem dalam pemerintahan utamanya terkait dengan penyerapan anggaran juga salah satunya berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
Selama ini, kata Wahid, di hampir seluruh kota/kabupaten di Indonesia penyerapan anggaran tidak proporsional antara triwulan satu, triwulan dua, triwulan tiga dan triwulan empat.
"Selama ini kebanyakan anggaran menumpuk pada triwulan empat sehingga sistem ini yang harus diperbaiki karena berdampak terhadap lowongan kerja. Kalau misalnya proposional penyerapan anggaran pertriwulan, maka sepanjang tahun ketersediaan lapangan kerja ini bisa proposional," tuturnya.
Sementara itu bursa kerja yang digelar hingga Kamis (5/4) tersebut, terdapat 58 perusahaan yang turut andil, di antaranya ada 31 perusahaan dari Kota Malang, 10 perusahaan dari Kota Surabaya, dan 8 perusahaan dari Kabupaten Malang.
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berlaku mulai 1 April, Menaker ajak perusahaan swasta terapkan WFH untuk efisiensi energi
02 April 2026 6:48 WIB
Pertamina EP Zona 4 tetap beroperasi penuh saat libur Lebaran 2026 demi ketahanan nasional
20 March 2026 11:22 WIB
Pemkab OKU berikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 7.433 pekerja non-ASN di 2026
06 March 2026 4:40 WIB
Peringati Bulan K3, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat implementasi keselamatan di seluruh perkebunan
28 February 2026 14:36 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Minggu 5 April 2026: Waspada hujan sedang hingga petir di siang hari
05 April 2026 9:05 WIB
BPBD Tulungagung turunkan alat berat untuk buka akses jalan yang tertutup longsor di Sendang
04 April 2026 21:07 WIB
Gunung Semeru sembilan kali erupsi pada Sabtu pagi, tinggi letusan capai 1.000 meter
04 April 2026 12:11 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Jumat 3 April 2026: Seluruh wilayah alami hujan ringan
03 April 2026 7:35 WIB
BMKG: Ternate, Bitung, dan Halmahera berstatus siaga tsunami usai gempa Magnitudo 7,6
02 April 2026 7:12 WIB
Gempa M 7,6 berpotensi tsunami, warga Manado berhamburan ke luar rumah akibat guncangan kuat
02 April 2026 7:04 WIB