Pertamina wilayah Sumbagsel tambah pasokan elpiji subsidi
Kamis, 31 Agustus 2017 15:08 WIB
Dokumentasi- Sejumlah pekerja mengangkut Gas Elpiji 3 kg di salah satu agen gas di Kota Palembang. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17) ()
Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Pertamina wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menambah pasokan gas elpiji subsidi tiga kilogram sebesar empat hingga tujuh persen dari kuota normal untuk melayani permintaan masyarakat saat merayakan Idul Adha 2017.
"Ada penambahan pasokan sebesar empat hingga tujuh persen untuk setiap wilayah guna melayani kebutuhan masyarakat selama hari raya," kata Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina Sumbagsel, Roby Hervindo di Bengkulu, Kamis.
Ia mengatakan penambahan pasokan masing-masing sebesar enam persen untuk Sumbagsel terdiri dari Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung.
Dari lima wilayah provinsi tersebut, pasokan tertinggi di Sumatera Selatan sebesar tujuh persen, sesuai dengan realiasi konsumsi.
Menurut Roby, penambahan pasokan tersebut sudah dilakukan sejak minggu ketiga Agustus 2017.
Pertamina kata dia menjamin ketersediaan gas subsidi selama periode Lebaran Idul Adha dan tetap memantau ketersediaan elpiji.
"Apabila sewaktu-waktu perlu penambahan maka segera kami tambah lagi pasokan," ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga tetap mengoperasikan depot elpiji di seluruh Sumbagsel pada Minggu (3/9) guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Ia menambahkan, untuk Provinsi Bengkulu konsumsi elpiji sebanyak 970 ribu tabung per bulan dengan harga eceran tertinggi Rp16.000 hingga Rp17.000 per tabung.
"Ada penambahan pasokan sebesar empat hingga tujuh persen untuk setiap wilayah guna melayani kebutuhan masyarakat selama hari raya," kata Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina Sumbagsel, Roby Hervindo di Bengkulu, Kamis.
Ia mengatakan penambahan pasokan masing-masing sebesar enam persen untuk Sumbagsel terdiri dari Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung.
Dari lima wilayah provinsi tersebut, pasokan tertinggi di Sumatera Selatan sebesar tujuh persen, sesuai dengan realiasi konsumsi.
Menurut Roby, penambahan pasokan tersebut sudah dilakukan sejak minggu ketiga Agustus 2017.
Pertamina kata dia menjamin ketersediaan gas subsidi selama periode Lebaran Idul Adha dan tetap memantau ketersediaan elpiji.
"Apabila sewaktu-waktu perlu penambahan maka segera kami tambah lagi pasokan," ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga tetap mengoperasikan depot elpiji di seluruh Sumbagsel pada Minggu (3/9) guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Ia menambahkan, untuk Provinsi Bengkulu konsumsi elpiji sebanyak 970 ribu tabung per bulan dengan harga eceran tertinggi Rp16.000 hingga Rp17.000 per tabung.
Pewarta : Helti Marini Sipayung
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
PEP Adera terapkan teknologi velocity string, berhasil optimalkan sumur migas
06 February 2026 16:43 WIB
Kilang Pertamina Plaju siapkan fasilitas jetty dukung hilirisasi batu bara dalam Proyek DME
02 February 2026 13:59 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB