Pertamina latih 45 safety man SPBU
Senin, 14 Agustus 2017 10:09 WIB
Pertamina memberikan pelatihan 45 safety man pada petugas SPBU. (Antarasumsel.com/Susilawati/Ang/17)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel kembali melatih sebanyak 45 orang manager dan pengawas stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Sumatera Selatan.
Para peserta dibekali pengetahuan dan praktik pemadaman api, kata Area Manager Communication and Relations Sumbagsel M Roby Hervindo dalam rilis, di Palembang, Minggu.
Menurut dia, pelatihan berkala dan berkesinambungan ini sangat penting, karena data menunjukkan insiden yang terjadi di SPBU, sebanyak 70 persen disebabkan oleh faktor manusia.
Sedangkan sisanya disebabkan faktor-faktor lain seperti sarana dan fasilitas.
"Harapannya melalui pelatihan ini para petugas yang melayani konsumen di SPBU dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuannya dalam aspek keselamatan kerja. Pertamina mewajibkan seluruh SPBU untuk menunjuk safety man," katanya pula.
Ia mengingatkan, setiap petugas SPBU juga harus memahami risiko bahaya yang mungkin saja terjadi di lingkungan kerjanya, sehingga para petugas mampu melakukan penanggulangan keadaan darurat tersebut.
Kesigapan dalam bertindak ini yang sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan risiko bahaya yang lebih besar, ujarnya.
Pertamina juga mengimbau para konsumen agar dapat memahami segala risiko bahaya tersebut dengan mematikan mesin saat pengisian bahan bakar, tidak mengaktifkan alat komunikasi dan alat pemantik api selama di SPBU serta tidak merokok.
"Peraturan ini harus kita taati bersama agar kita semua terhindar dari bahaya kebakaran di SPBU," katanya lagi.
Para peserta dibekali pengetahuan dan praktik pemadaman api, kata Area Manager Communication and Relations Sumbagsel M Roby Hervindo dalam rilis, di Palembang, Minggu.
Menurut dia, pelatihan berkala dan berkesinambungan ini sangat penting, karena data menunjukkan insiden yang terjadi di SPBU, sebanyak 70 persen disebabkan oleh faktor manusia.
Sedangkan sisanya disebabkan faktor-faktor lain seperti sarana dan fasilitas.
"Harapannya melalui pelatihan ini para petugas yang melayani konsumen di SPBU dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuannya dalam aspek keselamatan kerja. Pertamina mewajibkan seluruh SPBU untuk menunjuk safety man," katanya pula.
Ia mengingatkan, setiap petugas SPBU juga harus memahami risiko bahaya yang mungkin saja terjadi di lingkungan kerjanya, sehingga para petugas mampu melakukan penanggulangan keadaan darurat tersebut.
Kesigapan dalam bertindak ini yang sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan risiko bahaya yang lebih besar, ujarnya.
Pertamina juga mengimbau para konsumen agar dapat memahami segala risiko bahaya tersebut dengan mematikan mesin saat pengisian bahan bakar, tidak mengaktifkan alat komunikasi dan alat pemantik api selama di SPBU serta tidak merokok.
"Peraturan ini harus kita taati bersama agar kita semua terhindar dari bahaya kebakaran di SPBU," katanya lagi.
Pewarta : Susilawati
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Garuda Rescue Nusantara-Basarnas latih jurnalis di Sumsel keselamatan peliputan bencana
27 December 2025 12:03 WIB
Nyala harapan dari Rejosari, petani naik kelas berkat pelatihan wirausaha Pertamina EP
23 December 2025 11:17 WIB
Jamkrindo-Kejagung perkuat pelatihan pidana kerja sosial di Sumatera Selatan
05 December 2025 8:05 WIB
Pertamina EP Ramba Field dorong ketahanan pangan melalui Pelatihan Pertanian Organik di Desa Keluang
27 October 2025 22:35 WIB
Pertamina EP Prabumulih Field dorong kemandirian desa lewat pelatihan pertanian dan pengolahan sampah
13 October 2025 20:17 WIB
Pusri gandeng BRI gelar pelatihan manajemen keuangan untuk UMK mitra binaan
30 September 2025 12:00 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB