Palembang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menggelar Pelatihan Pemasaran Digital dan Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual UMKM binaan perusahaan itu guna meningkatkan kompetensi UMKM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi di Palembang, Sumsel, Jumat, mengatakan sebanyak 30 pelaku UMKM binaan perusahaan dari berbagai sektor mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan itu para peserta mendapatkan pembekalan praktis mengenai optimasi platform digital, perencanaan konten, pemanfaatan analitik sederhana, hingga strategi peningkatan penjualan yang berkelanjutan.
Penyelenggaraan pelatihan ini menjadi semakin relevan melihat potensi besar UMKM di Indonesia. Saat ini terdapat lebih dari 66 juta pelaku UMKM, namun baru sekitar 36,5 persen yang memanfaatkan ekosistem digital.
Data Kementerian UMKM juga mencatat bahwa pelaku usaha yang telah memasuki pasar digital mampu meningkatkan produktivitas hingga 2–3 kali lipat.
Sementara itu, tingkat pendaftaran HKI yang masih berada di kisaran 20 persen menunjukkan perlunya penguatan literasi dan pendampingan.
Pengembangan kompetensi UMKM merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan para pelaku UMKM benar-benar siap bersaing. Literasi digital, kemampuan memasarkan produk, dan perlindungan merek adalah fondasi penting. Harapan kami, UMKM binaan semakin mandiri, naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi di daerahnya,” kata Rusminto.
Melalui peningkatan kapasitas, penguatan daya saing, serta perlindungan kekayaan intelektual, pelatihan ini mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak), dan Tujuan 9 (Inovasi, Industri, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kapasitas, penguatan daya saing, serta perlindungan kekayaan intelektual pelaku UMKM.
Natalia, peserta dari UMKM Rifera yang mengolah serat kayu menjadi tas dan kerajinan, mengaku memperoleh manfaat langsung dari pelatihan ini.
“Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang pentingnya branding dan perlindungan merek. Dengan pengetahuan digital marketing yang lebih terarah, saya semakin percaya diri mengembangkan Rifera agar menjangkau pasar yang lebih luas,” kata dia.
Pertamina Sumbagsel gelar pelatihan pemasaran digital untuk UMKM
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi di Palembang, Jum'at (28/11/2025). (ANTARA/HO-Pertamina)
