Pemerintah turunkan tim ke Raja Ampat
Rabu, 15 Maret 2017 9:31 WIB
Formasi pulau-pulau karst di Wayaq, Raja Ampat. (ANTARA News/Aditya ES Wicaksono)
Sorong (Antarasumsel.com) - Pemerintah pusat menurunkan tim untuk menangani
kerusakan terumbu karang di Kabupaten Raja Ampat akibat kandasnya kapal
pesiar MV Caledonian Sky pada 3 Maret 2017.
Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo di Sorong, Selasa mengatakan, tim terpadu yang diturunkan untuk menangani kerusakan terumbu karang itu dibentuk oleh Kemenko Kemaritiman dengan melibatkan instansi terkait yakni KKP, KLHK, Kemhub, Kemenpar, Kepolisian dan lainnya.
Dia mengatakan, tim ini akan meminta pertanggungjawaban pihak kapal pesiar tersebut atas kerusakan terumbu karang yang dialami Raja Ampat akibat kandas kapal tersebut.
"Pemerintah Raja Ampat juga membentuk tim penilai untuk melakukan penanganan terhadap terumbu karang yang rusak akibat kandas kapal pesiar MV Caledonian Sky," ujarnya.
Ia mengatakan, tim tersebut melibatkan instansi pemerintah terkait, lembaga konservasi nasional maupun internasional serta pihak akademisi dalam hal ini Universitas Papua Manokwari.
Menurut dia, tim tersebut sedang melakukan kajian serta perhitungan jumlah kerugian yang dialami Raja Ampat akibat kerusakan terumbu karang yang disebabkan kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky.
"Hasil kajian tim tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenko Kemaritiman untuk ditindaklanjuti," kata dia.
Sementara itu, ahli terumbu karang Universitas Papua Ricardo F Tapilatu yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan dan kajian lokasi kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky dan terjadi kerusakan terumbu karang seluas 1,3 hektar.
"Ada delapan jenis terumbu karang yang rusak akibat kandasnya kapal pesiar tersebut dan terumbu karang itu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pulih kembali," ungkapnya.
Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo di Sorong, Selasa mengatakan, tim terpadu yang diturunkan untuk menangani kerusakan terumbu karang itu dibentuk oleh Kemenko Kemaritiman dengan melibatkan instansi terkait yakni KKP, KLHK, Kemhub, Kemenpar, Kepolisian dan lainnya.
Dia mengatakan, tim ini akan meminta pertanggungjawaban pihak kapal pesiar tersebut atas kerusakan terumbu karang yang dialami Raja Ampat akibat kandas kapal tersebut.
"Pemerintah Raja Ampat juga membentuk tim penilai untuk melakukan penanganan terhadap terumbu karang yang rusak akibat kandas kapal pesiar MV Caledonian Sky," ujarnya.
Ia mengatakan, tim tersebut melibatkan instansi pemerintah terkait, lembaga konservasi nasional maupun internasional serta pihak akademisi dalam hal ini Universitas Papua Manokwari.
Menurut dia, tim tersebut sedang melakukan kajian serta perhitungan jumlah kerugian yang dialami Raja Ampat akibat kerusakan terumbu karang yang disebabkan kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky.
"Hasil kajian tim tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenko Kemaritiman untuk ditindaklanjuti," kata dia.
Sementara itu, ahli terumbu karang Universitas Papua Ricardo F Tapilatu yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan dan kajian lokasi kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky dan terjadi kerusakan terumbu karang seluas 1,3 hektar.
"Ada delapan jenis terumbu karang yang rusak akibat kandasnya kapal pesiar tersebut dan terumbu karang itu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pulih kembali," ungkapnya.
Pewarta : Ernes B Kakisina
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bahlil: Foto udara buktikan Pulau Gag di Raja Ampat tidak rusak, jangan termakan hoaks
10 June 2025 14:02 WIB, 2025
Bahlil cek langsung tambang nikel di Raja Ampat, respons protes masyarakat
07 June 2025 15:44 WIB, 2025
Basarnas selamatkan kapal nelayan terombang ambing di laut Raja Ampat
06 November 2022 22:22 WIB, 2022
Warga temukan paus terdampar dalam kondisi mati di perairan Raja Ampat
28 October 2022 9:47 WIB, 2022
Polisi tangkap satu lagi tersangka pembunuhan wartawan Raja Ampat Pos
01 August 2022 13:11 WIB, 2022
Perahu mesin angkut 10 orang dari Sorong dilaporkan hilang di perairan Raja Ampat
07 November 2021 11:08 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Polisi selamatkan 13 wisatawan tenggelam akibat kapal karam di Labuan Bajo
27 September 2026 17:13 WIB
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Tim SAR gabungan cari nelayan hilang di perairan Kuala Tungkal Tanjabbar
27 September 2026 12:24 WIB
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB