Longsor tutupi badan jalan di Aceh selatan
Minggu, 26 Februari 2017 23:42 WIB
Iilustrasi longsor (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo/Ag)
Tapaktuan, Aceh (Antarasumsel.com) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak Sabtu (25/2) sore hingga malam, telah mengakibatkan terjadi longsor batu besar di kawasan tikungan Gunung Tugu, Kecamatan Tapaktuan, sehingga menutupi badan jalan.
Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kapolsek Kota Tapaktuan AKP Mustafa di Tapaktuan, Minggu mengatakan, longsoran di badan jalan negara lintasan Tapaktuan - Sumatera Utara, tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas selama beberapa saat pada Sabtu malam.
Batu gunung berukuran besar yang jatuh ke atas badan jalan dari sisi gunung menutupi setengah badan jalan, sehingga kenderaan roda empat sulit untuk melintas, ujar dia.
Dikatakan, arus transportasi di ruas jalan lintasan nasional tersebut sudah normal kembali sekitar pukul 24.00 WIB, setelah alat berat dozer dari Dinas Pekerjaan Umum Aceh Selatan memindahkan tumpukan bongkahan batu besar di badan jalan.
Petugas kepolisian yang langsung mengamankan lokasi pada Sabtu malam terpaksa harus menerapkan sistem buka tutup ruas jalan untuk menghindari terjadinya macet. Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat dari kedua arah terlihat antri sepanjang lebih kurang 500 meter dibawah guyuran hujan lebat.
"Meskipun masih sistem buka tutup tapi sekitar pukul 24.00 WIB tersebut ruas jalan sudah normal karena sudah bisa dilewati kendaraan semua jenis," ujar dia.
Namun untuk pembersihan keseluruhan tumpukan batu di badan jalan, baru bisa dilakukan pada Minggu pagi karena di samping alat berat dozer yang dikerahkan pada malam ini berukuran kecil sehingga tidak mampu memindahkan batu besar juga faktor hujan deras disertai cuaca gelap," kata Mustafa.
Pantauan wartawan pada Minggu pagi, satu unit alat berat dozer berukuran besar yang dikerahkan pihak Dinas Pekerjaan Umum dengan pengawalan beberapa petugas kepolisian Polres Aceh Selatan terlihat sedang memindahkan seluruh tumpukan material batu besar di atas badan jalan.
Hingga pukul 12.20 WIB, para pekerja terlihat masih belum berhasil membersihkan badan jalan yang tertutup batu besar tersebut. Sedangkan untuk memperlancar arus transportasi pihak polisi masih tetap memberlakukan sistem buka tutup, katanya.
Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kapolsek Kota Tapaktuan AKP Mustafa di Tapaktuan, Minggu mengatakan, longsoran di badan jalan negara lintasan Tapaktuan - Sumatera Utara, tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas selama beberapa saat pada Sabtu malam.
Batu gunung berukuran besar yang jatuh ke atas badan jalan dari sisi gunung menutupi setengah badan jalan, sehingga kenderaan roda empat sulit untuk melintas, ujar dia.
Dikatakan, arus transportasi di ruas jalan lintasan nasional tersebut sudah normal kembali sekitar pukul 24.00 WIB, setelah alat berat dozer dari Dinas Pekerjaan Umum Aceh Selatan memindahkan tumpukan bongkahan batu besar di badan jalan.
Petugas kepolisian yang langsung mengamankan lokasi pada Sabtu malam terpaksa harus menerapkan sistem buka tutup ruas jalan untuk menghindari terjadinya macet. Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat dari kedua arah terlihat antri sepanjang lebih kurang 500 meter dibawah guyuran hujan lebat.
"Meskipun masih sistem buka tutup tapi sekitar pukul 24.00 WIB tersebut ruas jalan sudah normal karena sudah bisa dilewati kendaraan semua jenis," ujar dia.
Namun untuk pembersihan keseluruhan tumpukan batu di badan jalan, baru bisa dilakukan pada Minggu pagi karena di samping alat berat dozer yang dikerahkan pada malam ini berukuran kecil sehingga tidak mampu memindahkan batu besar juga faktor hujan deras disertai cuaca gelap," kata Mustafa.
Pantauan wartawan pada Minggu pagi, satu unit alat berat dozer berukuran besar yang dikerahkan pihak Dinas Pekerjaan Umum dengan pengawalan beberapa petugas kepolisian Polres Aceh Selatan terlihat sedang memindahkan seluruh tumpukan material batu besar di atas badan jalan.
Hingga pukul 12.20 WIB, para pekerja terlihat masih belum berhasil membersihkan badan jalan yang tertutup batu besar tersebut. Sedangkan untuk memperlancar arus transportasi pihak polisi masih tetap memberlakukan sistem buka tutup, katanya.
Pewarta : Anwar
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Obituari: Selamat jalan Alex Noerdin, sang arsitek "Jakabaring Sport City"
26 February 2026 14:08 WIB
Menhub: Perbaikan jalan nasional dan tol di Sumsel ditargetkan rampung H-10
26 February 2026 5:39 WIB
Pohon tumbang di Jalinsum OKU dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal
23 February 2026 17:22 WIB
Prabowo di KTT BoP Washington: Solusi dua negara jadi satu-satunya jalan untuk perdamaian Gaza
20 February 2026 4:45 WIB
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Tim SAR gabungan selamatkan empat awak KLM Putra Kelana yang bocor di Natuna
06 March 2026 11:12 WIB
10 gajah ngamuk di Siak, ternyata demi selamatkan anak yang masuk tangki septik
22 February 2026 19:30 WIB