Palembang (Antarasumsel.com) - Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini mengatakan, dukun beranak atau masyarakat yang berprofesi membantu kalangan ibu melahirkan dibekali ilmu di bidang kesehatan.
"Pihak Dinas Kesehatan setempat memprogramkan tenaga ahli tradisional yang membantu kelahiran bayi itu dibekali tata cara dalam membantu proses melahirkan," kata Lesty Nuraini di Palembang, Rabu.
Dia mengatakan, pembekalan para pembantu dalam proses kelahiran tersebut agar bayi dan ibu mellahirkan tidak menjadi kendala atau dalam kondisi sehat.
Oleh karena itu mereka harus dibekali ilmu tentang bagaimana supaya bayi lahir dalam kondisi sehat.
Jadi bukan saja ilmu tradisional, tetapi mereka juga mengetahui tata cara melahirkan yang baik dan sehat, ujar dia.
Dia mengatakan, memang tidak bisa dipungkiri tenaga tersebut masih banyak digunakan terutama para ibu yang akan melahirkan di pedesaan.
Oleh karena itu para penolong ibu melahirkan itu dilatih dan dibekali ilmu di bidang kesehatan, kata dia.
Selain itu dibekalinya pengetahuan khusus para tenaga yang membantu melahirkan itu supaya memperkecil angka kematian bayi saat melahirkan.
Dia mengatakan, sekarang ini masih banyak bayi lahir yang tidak tertolong karena berbagai faktor penyebab.
Berdasarkan data pada tahun lalu angka kematian bayi mencapai 777 dan untuk 2016 hingga Oktober mencapai 444 orang, katanya.
Dukun beranak dibekali ilmu kesehatan
Rabu, 16 November 2016 12:10 WIB
Ilustrasi - Pemeriksaan ibu hamil (ANTARA FOTO)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan nutrisi untuk pasien TBC di empat Puskesmas
21 April 2026 13:50 WIB
Disbun Sumsel ingatkan petani sawit manfaatkan momen kenaikan harga, genjot perawatan kebun
18 April 2026 13:56 WIB
KPK bawa 12 pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya setelah OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo
11 April 2026 8:40 WIB