Penumpang kapal cepat Palembang-Bangka terus menurun
Rabu, 26 Oktober 2016 9:58 WIB
Ilustrasi-Armada kapal cepat (Foto Antarasumsel.com/ Evan Ervani/15)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengguna jasa angkutan laut kapal cepat di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan, tujuan Muntok, Bangka, dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami penurunan atau tergolong sepi.
"Jumlah pengguna kapal cepat sekarang ini paling banyak 130 orang atau di bawah 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang mencapai 340 orang," kata Robin, petugas penjualan tiket Kapal Cepat Express Bahari di Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan kondisi sepi sekarang ini mengakibatkan satu kapal milik perusahaan penyedia jasa angkutan kapal cepat lainnya sementara waktu menghentikan kegiatan operasi pelayanan penumpang .
Ia menjelaskan dengan sistem pengoperasian satu kapal secara bergiliran yang telah dilakukan sejak Maret 2015, tetap tidak memungkinkan untuk perusahaan itu bertahan beroperasi.
Sekarang ini, katanya, hanya satu kapal cepat bertahan beroperasi melayani rute Palembang-Bangka.
"Kondisi sepi sekarang ini diharapkan bisa segera normal," ujarnya.
Dia menjelaskan dalam menghadapi kondisi sulit sekarang ini, Expres Bahari berupaya melakukan berbagai efsiensi dan mencoba menambah pendapatan dari angkutan barang kebutuhan pokok dan pengiriman paket.
Sambil menunggu kondisi normal, pihaknya tetap berupaya melakukan pelayanan sesuai dengan jadwal yang telah diketahui masyarakat selama ini.
Jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Boom Baru Palembang setiap hari seperti biasanya pada pukul 07.00 WIB, sedangkan dari Pelabuhan Muntok Bangka pada pukul 10.00 WIB.
Mengenai tarif tiket pelayanan kapal cepat tersebut diatur dengan ketentuan untuk kelas bisnis ditetapkan Rp180.000 per orang satu kali jalan, kelas eksekutif Rp200.000/orang, dan kelas VIP Rp230.000/orang, sedangkan bagi masyarakat yang membeli tiket paket pergi pulang (PP) diberikan potongan Rp100.000.
"Jumlah pengguna kapal cepat sekarang ini paling banyak 130 orang atau di bawah 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang mencapai 340 orang," kata Robin, petugas penjualan tiket Kapal Cepat Express Bahari di Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan kondisi sepi sekarang ini mengakibatkan satu kapal milik perusahaan penyedia jasa angkutan kapal cepat lainnya sementara waktu menghentikan kegiatan operasi pelayanan penumpang .
Ia menjelaskan dengan sistem pengoperasian satu kapal secara bergiliran yang telah dilakukan sejak Maret 2015, tetap tidak memungkinkan untuk perusahaan itu bertahan beroperasi.
Sekarang ini, katanya, hanya satu kapal cepat bertahan beroperasi melayani rute Palembang-Bangka.
"Kondisi sepi sekarang ini diharapkan bisa segera normal," ujarnya.
Dia menjelaskan dalam menghadapi kondisi sulit sekarang ini, Expres Bahari berupaya melakukan berbagai efsiensi dan mencoba menambah pendapatan dari angkutan barang kebutuhan pokok dan pengiriman paket.
Sambil menunggu kondisi normal, pihaknya tetap berupaya melakukan pelayanan sesuai dengan jadwal yang telah diketahui masyarakat selama ini.
Jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Boom Baru Palembang setiap hari seperti biasanya pada pukul 07.00 WIB, sedangkan dari Pelabuhan Muntok Bangka pada pukul 10.00 WIB.
Mengenai tarif tiket pelayanan kapal cepat tersebut diatur dengan ketentuan untuk kelas bisnis ditetapkan Rp180.000 per orang satu kali jalan, kelas eksekutif Rp200.000/orang, dan kelas VIP Rp230.000/orang, sedangkan bagi masyarakat yang membeli tiket paket pergi pulang (PP) diberikan potongan Rp100.000.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arus Mudik H-2 Lebaran 2026: Penumpang di Pelabuhan Boom Baru Palembang melonjak
19 March 2026 20:26 WIB
Info Mudik 2026: Kapal Express Bahari Rute Tanjungpandan-Pangkalbalam berlayar setiap hari
15 March 2026 12:04 WIB
Kuota mudik gratis kapal cepat rute Jangkar-Sapudi tersedia 5.000 kursi, cek cara daftarnya
12 March 2026 11:10 WIB
Kisah Audy Item sempat frustrasi jalani diet ekstrem, turun cepat tapi balik lagi
05 March 2026 5:13 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB