Budaya menabung harus ditanamkan sejak dini
Minggu, 2 Oktober 2016 17:24 WIB
Otoritas Jasa Keuangan - OJK (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Jambi (ANTARA Sumsel) - Kepala Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi Darwisman mengatakan budaya menabung harus mulai ditanamkan kepada anak-anak sejak dini guna meningkatkan kesejahteraaan pada masa mendatang.
"Hidup sejahtera masyarakat itu akan tercipta apabila mempunyai akses keuangan, kalau dari kecil kita menabung, ke depan di hari tuanya akan lebih baik," katanya di Jambi, Minggu.
Dalam menggerakkan budaya menabung sejak dini itu OJK telah menginisiasi program tabungan khusus simpanan pelajar (SimPel) yang harus diterapkan oleh perbankan baik umum ataupun syariah.
Berdasarkan data statistik disebutkannya bahwa potensi pelajar di Jambi mencapai 628 ribu dan saat ini baru 30 persen yang telah mendapat akses tabungan simpanan pelajar tersebut.
"Artinya masih ada tantangan ke depan, dan dengan 'roadshow' ke daerah kabupaten di Jambi untuk menggerakkan simpel ini, target kami 628 ribu siswa bisa terakses pada simpanan pelajar yang diinisiasi oleh OJK," kata Darwisman menjelaskan.
Dalam persyaratan tabungan Simpel tersebut, pelajar hanya mengisi sedikit persyaratan dengan memanfaatkan kartu pelajar. Rekening SimPel akan menguntungkan pelajar karena bisa menabung minimal Rp1.000 dan mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM yang bebas biaya administrasi setiap bulan.
Sementara dalam memonitor pengelolaan tabungan tersebut, pelajar hanya diperbolehkan menarik maksimal empat kali dalam sebulan.
"Di Provinsi Jambi perbankan yang telah menerapkan program yang diinisiasi OJK tersebut diantaranya adalah Bank Daerah Jambi (Bank sembilan Jambi)," katanya.
Pada program SimPel tersebut Bank Jambi memecahkan Rekor MURI dengan berhasil membuka 110 ribu rekening pelajar di daerah itu.
"Kita tidak ingin ini hanya sekadar seremoni saja, kita akan mengawal dengan memonitor Bank Jambi mendatangi sekolah untuk meningkatkan Saldo rekening yang telah dibuka itu," kata Darwisman menambahkan.
"Hidup sejahtera masyarakat itu akan tercipta apabila mempunyai akses keuangan, kalau dari kecil kita menabung, ke depan di hari tuanya akan lebih baik," katanya di Jambi, Minggu.
Dalam menggerakkan budaya menabung sejak dini itu OJK telah menginisiasi program tabungan khusus simpanan pelajar (SimPel) yang harus diterapkan oleh perbankan baik umum ataupun syariah.
Berdasarkan data statistik disebutkannya bahwa potensi pelajar di Jambi mencapai 628 ribu dan saat ini baru 30 persen yang telah mendapat akses tabungan simpanan pelajar tersebut.
"Artinya masih ada tantangan ke depan, dan dengan 'roadshow' ke daerah kabupaten di Jambi untuk menggerakkan simpel ini, target kami 628 ribu siswa bisa terakses pada simpanan pelajar yang diinisiasi oleh OJK," kata Darwisman menjelaskan.
Dalam persyaratan tabungan Simpel tersebut, pelajar hanya mengisi sedikit persyaratan dengan memanfaatkan kartu pelajar. Rekening SimPel akan menguntungkan pelajar karena bisa menabung minimal Rp1.000 dan mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM yang bebas biaya administrasi setiap bulan.
Sementara dalam memonitor pengelolaan tabungan tersebut, pelajar hanya diperbolehkan menarik maksimal empat kali dalam sebulan.
"Di Provinsi Jambi perbankan yang telah menerapkan program yang diinisiasi OJK tersebut diantaranya adalah Bank Daerah Jambi (Bank sembilan Jambi)," katanya.
Pada program SimPel tersebut Bank Jambi memecahkan Rekor MURI dengan berhasil membuka 110 ribu rekening pelajar di daerah itu.
"Kita tidak ingin ini hanya sekadar seremoni saja, kita akan mengawal dengan memonitor Bank Jambi mendatangi sekolah untuk meningkatkan Saldo rekening yang telah dibuka itu," kata Darwisman menambahkan.
Pewarta : Dodi Saputra
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dukung ekonomi daerah, Bank Sumsel Babel ajak pelaku usaha gunakan Tabungan Pesirah
01 February 2026 9:31 WIB
Memanfaatkan enam "vitamin" untuk menjaga ketahanan finansial keluarga
12 November 2021 11:41 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB