Kemensos akan tutup 99 lokalisasi di Indonesia
Rabu, 18 Mei 2016 16:00 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutannya saat menyerahkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di kantor Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/5). (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/16/den)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kementerian Sosial RI melalui Instruksi Presiden pada 2016 akan melakukan penutupan 99 lokalisasi tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, guna menekan tingginya angka penyakit sosial di masyarakat.
Sebanyak 99 lokalisasi itu mulai dilakukan tahap eksekusi oleh pihak Kementerian Sosial, dan empat di antaranya saat ini telah konfirmasi melakukan penutupan sebelum Ramadhan mendatang, kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa saat menghadiri pencairan dana Program Keluarga Harapan di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan, dari 99 tempat lokalisasi tersebut, empat di antaranya telah mengkonfirmasi untuk segera melakukan penutupan sebelum Ramadhan, yakni satu di Tangerang, dua di Kutai Kartanegara dan satunya lagi di Mojokerto.
Sementara, kata dia, berdasarkan De Fakto telah diterbitkan Kemensos atas penutupan lokalisasi tersebut, pihaknya akan memberikan jaminan hidup Rp5 juta per orang terhadap setiap pekerja seks komersial (PSK) yang lokalisasinya ditutup.
"Sebanyak empat tempat lokalisasi sudah mengkonfirmasi, dan kita sudah ketemu dengan pihak pejabat setempat dan mereka akan segera melakukan penutupan sebelum bulan puasa," kata Mensos Khofifah.
Mensos berharap, dengan dilakukan penutupan beberapa tempat lokalisasi di sejumlah wilayah di Indonesia ini, akan mampu menekan angka penyakit sosial di masyarakat.
Setidaknya, kata dia, akan mampu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan revolusi mental Nawa Cita dalam program kerja pemerintah Jokowi -JK.
Sebanyak 99 lokalisasi itu mulai dilakukan tahap eksekusi oleh pihak Kementerian Sosial, dan empat di antaranya saat ini telah konfirmasi melakukan penutupan sebelum Ramadhan mendatang, kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa saat menghadiri pencairan dana Program Keluarga Harapan di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan, dari 99 tempat lokalisasi tersebut, empat di antaranya telah mengkonfirmasi untuk segera melakukan penutupan sebelum Ramadhan, yakni satu di Tangerang, dua di Kutai Kartanegara dan satunya lagi di Mojokerto.
Sementara, kata dia, berdasarkan De Fakto telah diterbitkan Kemensos atas penutupan lokalisasi tersebut, pihaknya akan memberikan jaminan hidup Rp5 juta per orang terhadap setiap pekerja seks komersial (PSK) yang lokalisasinya ditutup.
"Sebanyak empat tempat lokalisasi sudah mengkonfirmasi, dan kita sudah ketemu dengan pihak pejabat setempat dan mereka akan segera melakukan penutupan sebelum bulan puasa," kata Mensos Khofifah.
Mensos berharap, dengan dilakukan penutupan beberapa tempat lokalisasi di sejumlah wilayah di Indonesia ini, akan mampu menekan angka penyakit sosial di masyarakat.
Setidaknya, kata dia, akan mampu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan revolusi mental Nawa Cita dalam program kerja pemerintah Jokowi -JK.
Pewarta : Evan Ervani
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri Palembang salurkan bantuan kebutuhan pokok korban kebakaran Kelurahan 1 Ilir
13 May 2026 12:14 WIB
KPK periksa dua pejabat Bank Indonesia terkait dugaan korupsi dana program sosial
17 April 2026 9:43 WIB
Bupati Teddy Meilwansyah jemput bola, Kemensos prioritaskan Sekolah Rakyat OKU tahun 2026
14 April 2026 18:55 WIB
Dukung program Presiden Prabowo, Pemkab OKU Timur siapkan 7 hektare lahan Sekolah Rakyat
08 April 2026 19:23 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB