Kredit mikro Bank Mandiri capai Rp45,47 triliun
Rabu, 11 Mei 2016 17:22 WIB
Ilustrasi (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - PT. Bank Mandiri Persero Tbk menyalurkan kredit mikro senilai Rp45,47 triliun hingga April 2016, atau tumbuh 19,13 persen dibanding realisasi periode yang sama pada 2015.
Untuk mencapai pertumbuhan dua digit tersebut, emiten bersandi BMRI ini memanfaatkan jaringan bisnis mikro yang meliputi 994 cabang, 1427 unit, dan 652 kios, di Tanah Air, kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
"Dari jumlah tersebut, hampir 56 persen jaringan mikro Mandiri berada di luar Pulau Jawa. Ini sesuai dengan tujuan untuk menjangkau pelaku usaha kecil yang berada di wilayah pelosok," kata Rohan.
Adapun target pertumbuhan kredit yang berplafon maksimal sebesar Rp200 juta itu adalah 21,6 persen pada tahun ini.
Di samping kredit mikro, Bank plat merah itu juga mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp5,92 triliun kepada 119.005 debitur hingga 7 Mei 2016.
Realisasi terkini KUR itu, kata Rohan, setara dengan 45,5 persen dari target penyaluran KUR 2016 yang sebesar Rp13 triliun. Rincian komitmen KUR Mandiri itu adalah Rp6.5 triliun untuk KUR Ritel, Rp6 triliun untuk KUR Mikro serta Rp500 miliar diberikan untuk KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
"Sedangkan secara sektor, penyaluran KUR Mandiri masih didominasi oleh bidang usaha perdagangan, yakni hampir 77 persen lalu diikuti oleh sektor jasa dan sektor Industri," kata Rohan.
Untuk regional, penyaluran KUR terbesar terealisasi di Jawa Timur, yakni kepada 19,165 debitur senilai Rp851.16 miliar.
Untuk mencapai pertumbuhan dua digit tersebut, emiten bersandi BMRI ini memanfaatkan jaringan bisnis mikro yang meliputi 994 cabang, 1427 unit, dan 652 kios, di Tanah Air, kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
"Dari jumlah tersebut, hampir 56 persen jaringan mikro Mandiri berada di luar Pulau Jawa. Ini sesuai dengan tujuan untuk menjangkau pelaku usaha kecil yang berada di wilayah pelosok," kata Rohan.
Adapun target pertumbuhan kredit yang berplafon maksimal sebesar Rp200 juta itu adalah 21,6 persen pada tahun ini.
Di samping kredit mikro, Bank plat merah itu juga mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp5,92 triliun kepada 119.005 debitur hingga 7 Mei 2016.
Realisasi terkini KUR itu, kata Rohan, setara dengan 45,5 persen dari target penyaluran KUR 2016 yang sebesar Rp13 triliun. Rincian komitmen KUR Mandiri itu adalah Rp6.5 triliun untuk KUR Ritel, Rp6 triliun untuk KUR Mikro serta Rp500 miliar diberikan untuk KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
"Sedangkan secara sektor, penyaluran KUR Mandiri masih didominasi oleh bidang usaha perdagangan, yakni hampir 77 persen lalu diikuti oleh sektor jasa dan sektor Industri," kata Rohan.
Untuk regional, penyaluran KUR terbesar terealisasi di Jawa Timur, yakni kepada 19,165 debitur senilai Rp851.16 miliar.
Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kilang Pertamina Plaju serap tenaga kerja lokal hingga berdayakan UMKM jadi naik kelas
14 October 2025 19:27 WIB
Pemerintah tawarkan pembiayaan mikro miliki rumah, cegah masyarakat terjerat rentenir
02 June 2025 8:27 WIB
Puluhan UMK mitra binaan Rumah BUMN Baturaja kantongi sertifikat halal
22 December 2023 7:49 WIB, 2023
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB