Jakarta (ANTARA Sumsel) - Kelompok muda penggiat lingkungan dari berbagai latar belakang profesi memperingati Hari Bumi dengan mengampanyekan gerakan Hutan Itu Indonesia untuk mengajak masyarakat mencintai dan melindungi hutan.
        
Penggiat lingkungan sekaligus penggagas kampanye Hutan Itu Indonesia Leony Aurora di Jakarta, Jumat, mengatakan pemanfaatan hutan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan hutan dan dampak ekonomi yang muncul hanyalah sebagian kecil dari dampak negatif yang akan semua  rasakan.
        
"Kita sering tidak menyadari nilai, fungsi, dan manfaat hutan bagi kehidupan sehari-hari, karena lokasinya jauh dari pusat aktivitas kita. Padahal, hutan itu menghidupi bukan saja masyarakat yang tinggal di sekitarnya, tapi semua orang Indonesia dari berbagai produk hutan, baik kayu maupun non-kayu,"kata Leony.
        
Kampanye ini, menurut dia, mengandalkan kekuatan kerja sama dengan banyak inisiatif serupa lainnya yang dibangun melalui pesan-pesan positif. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa kepemilikan serta keterikatan terhadap hutan Indonesia sehingga menjadi bagian penting dalam gaya hidup masyarakat.
        
Hingga saat ini, masih sangat banyak permasalahan terkait hutan yang membutuhkan perhatian masyarakat. Gerakan ini hadir sebagai kampanye yang mengundang masyarakat untuk mendekatkan dan menumbuhkan kecintaan pada hutan, serta beraksi menjaganya.
   
Ajakan vokalis
   
Vokalis Float Hotma Roni pada kesempatan itu mengajak setiap orang Indonesia yang menikmati udara, air, dan sumber alam di Tanah Air harus membuka mata dan hatinya, untuk mulai melakukan sesuatu.
        
"Permasalahan hutan ini tidak akan selesai jika kita cuma melihat di berita, lalu sedih melihat kerusakan yang terjadi pada hutan kita. Kita harus lakukan sesuatu dalam bentuk apa pun itu," ujar dia.
        
Gerakan Hutan Itu Indonesia dimulai dengan beberapa kegiatan secara simultan. Selain peluncuran, ada pula penyelenggaraan lokakarya penulisan cerita bertema "Protecting the Earth by Sharing Your Story"di Amerika, bekerja sama dengan Mongabay Indonesia, dan Social Media for Social Good.
        
Hutan itu Indonesia juga menyelenggarakan kompetisi foto kampanye di media sosial bertajuk "Hutan itu .... ". Pasca peluncuran, gerakan ini berlanjut dengan adanya kunjungan ke berbagai kampus di Indonesia, bekerja sama dengan berbagai organisasi dan komunitas muda lokal, dan menghasilkan karya-karya kreatif untuk mempromosikan hutan Indonesia.
        
Dalam peluncurannya hari JUmat itu, Hutan Itu Indonesia menggandeng beberapa mitra figur publik dan organisasi lingkungan hidup melalui berbagai acara yang dikemas dengan segar dan menyenangkan, seperti musik, film, puisi, diskusi seru, dan kuis dengan hadiah menarik.
        
Sesi diskusi seru yang akan dipandu oleh Uli Herdinansyah diisi oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , WWF-Indonesia, Lawalata IPB, GreenIndonesia, dan Sebumi. Para panelis akan berbagi tentang bagaimana mereka mendukung kelestarian hutan Indonesia, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi publik untuk mencintai hutan.
        
Sesi-sesi lainnya diisi oleh berbagai bintang tamu, seperti Nico Oliver, Astrid, Float, Melanie Subono, dan The Weekend Rockstars yang  menyajikan musik akustik. Tidak hanya itu, publik juga  mendapatkan informasi aplikatif bagaimana mereka bisa turut menjaga dan berkontribusi pada penghijauan Indonesia melalui produk-produk hutan dan adopsi pohon.

Pewarta : Virna P Setyorini
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2024