Perusahaan kargo Palembang tingkat SDM hadapi MEA
Senin, 18 Januari 2016 10:29 WIB
Ilustrasi - Sejumlah mahasiswa membentuk formasi tulisan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Perusahaan jasa kargo di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berupaya meningkatkan sumber daya manusia untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat pada kawasan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang diterapkan pada 2016 ini.
"Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mengintegrasikan 10 negara Asia Tenggara dalam suatu kawasan ekonomi eksklusif itu juga dilakukan peningkatan fasilitas pendukung pelayanan jasa kargo," kata Direktur PT Jevin Multi Sarana Yorrywansyah, di Palembang, Sabtu.
Menurut dia, secara umum pihaknya siap bersaing dengan perusahaan kargo dari negara kawasan Asia Tenggara yang akan mengembangan usahanya di wilayah Sumsel.
Dengan kekuatan modal, fasilitas kegiatan usaha, dan SDM yang dimiliki sekarang ini, pihaknya siap bersaing dan bersinergi dengan perusahaan kargo dari berbagai negara di kawasan ASEAN.
Setiap perusahaan memiliki keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, berdasarkan kondisi tersebut pihaknya tidak khawatir akan kalah bersaing dalam bisnis jasa ini, katanya.
Ia menjelaskan, dalam kawasan MEA terbuka pasar ASEAN sekitar 612 juta jiwa yang 40 persen, di antaranya merupakan masyarakat Indonesia.
Pemberlakukan kawasan "ASEAN Economic Community" justru dapat menguntungkan karena bisa terbuka kerja sama saling menguntungkan dengan berbagai perusahaan yang ada di kawasan ASEAN.
Melalui berbagai persiapan yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, diharapkan perusahaannya tidak hanya mampu bersaing tetapi juga bisa melakukan pengembangan bisnis dan membangun jaringan kemitraan di kawasan Asia Tenggara itu, kata Yorry.
"Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mengintegrasikan 10 negara Asia Tenggara dalam suatu kawasan ekonomi eksklusif itu juga dilakukan peningkatan fasilitas pendukung pelayanan jasa kargo," kata Direktur PT Jevin Multi Sarana Yorrywansyah, di Palembang, Sabtu.
Menurut dia, secara umum pihaknya siap bersaing dengan perusahaan kargo dari negara kawasan Asia Tenggara yang akan mengembangan usahanya di wilayah Sumsel.
Dengan kekuatan modal, fasilitas kegiatan usaha, dan SDM yang dimiliki sekarang ini, pihaknya siap bersaing dan bersinergi dengan perusahaan kargo dari berbagai negara di kawasan ASEAN.
Setiap perusahaan memiliki keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, berdasarkan kondisi tersebut pihaknya tidak khawatir akan kalah bersaing dalam bisnis jasa ini, katanya.
Ia menjelaskan, dalam kawasan MEA terbuka pasar ASEAN sekitar 612 juta jiwa yang 40 persen, di antaranya merupakan masyarakat Indonesia.
Pemberlakukan kawasan "ASEAN Economic Community" justru dapat menguntungkan karena bisa terbuka kerja sama saling menguntungkan dengan berbagai perusahaan yang ada di kawasan ASEAN.
Melalui berbagai persiapan yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, diharapkan perusahaannya tidak hanya mampu bersaing tetapi juga bisa melakukan pengembangan bisnis dan membangun jaringan kemitraan di kawasan Asia Tenggara itu, kata Yorry.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapal kargo MV Mutia Ladjoni beserta 15 kru hilang kontak di Laut Aru
14 November 2022 21:38 WIB, 2022
Petugas kargo Bandara SMB II Palembang gagalkan penyelundupan ganja 2 Kg
21 October 2022 20:49 WIB, 2022
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB