Wapres JK: Ikapi selaraskan dengan era digital
Kamis, 3 Desember 2015 16:31 WIB
Wapres Jusuf Kalla (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta anggota Ikatan Penerbit Indonesia menyelaraskan diri dalam memproduksi buku pada era digital.
"Apabila sudah masuk era digital, harus masuk ke situ dengan cara yang berbeda. Membentuk toko buku online bersama-sama bisa menjadi salah satu solusi," kata Wapres Kalla saat membuka Musyawarah Nasional Ikapi di Jakarta, Kamis.
Wapres mencontohkan toko retail asal Amerika Serikat Amazon yang beralih fungsi dari menjual buku secara daring menjadi menjual berbagai barang ke seluruh dunia.
"Buktinya, Amazon beralih ke komoditi lain, tidak hanya buku, sehingga menjadi perusahaan yang besar di bidang retail online," katanya.
Ikapi menyelenggarakan Munas ke-5 di Ancol, Jakarta Utara, mulai Kamis hingga Sabtu (5/12).
Salah satu hal yang akan dibahas dalam Munas Ikapi tersebut adalah terkait keberadaan buku-buku yang dapat diunduh secara bebas.
Ketua Umum Ikapi Lucya Andam Dewi mengatakan hal tersebut menyebabkan minat baca masyarakat menurun.
"Ada arus digital yang terus mengambil tempat dalam ekosistem industri buku, ada booming media online yang menyediakan informasi secara cuma-cuma, itu menimbulkan masalah klasik seperti rendahnya minat membaca," kata Lucya.
"Apabila sudah masuk era digital, harus masuk ke situ dengan cara yang berbeda. Membentuk toko buku online bersama-sama bisa menjadi salah satu solusi," kata Wapres Kalla saat membuka Musyawarah Nasional Ikapi di Jakarta, Kamis.
Wapres mencontohkan toko retail asal Amerika Serikat Amazon yang beralih fungsi dari menjual buku secara daring menjadi menjual berbagai barang ke seluruh dunia.
"Buktinya, Amazon beralih ke komoditi lain, tidak hanya buku, sehingga menjadi perusahaan yang besar di bidang retail online," katanya.
Ikapi menyelenggarakan Munas ke-5 di Ancol, Jakarta Utara, mulai Kamis hingga Sabtu (5/12).
Salah satu hal yang akan dibahas dalam Munas Ikapi tersebut adalah terkait keberadaan buku-buku yang dapat diunduh secara bebas.
Ketua Umum Ikapi Lucya Andam Dewi mengatakan hal tersebut menyebabkan minat baca masyarakat menurun.
"Ada arus digital yang terus mengambil tempat dalam ekosistem industri buku, ada booming media online yang menyediakan informasi secara cuma-cuma, itu menimbulkan masalah klasik seperti rendahnya minat membaca," kata Lucya.
Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Wapres JK sebut lepaskan bangsa dari COVID-19 jadi tantangan tahun ini
17 August 2020 11:27 WIB, 2020
Wapres JK: Kenaikan premi BPJS kecil dibandingkan pengeluaran rokok
05 September 2019 15:24 WIB, 2019
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025