IPDN wisuda 2.168 pamong praja muda
Minggu, 14 Juni 2015 18:22 WIB
Bandung(ANTARA Sumsel) - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mewisuda 2.168 Pamong Praja Muda Angkatan XXII Tahun 2015 di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu.
Pelaksanaan wisuda Program D-IV, S-1 dan Program Magister itu dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Rektor IPDN Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si.
"Mereka yang diwisuda ini telah menempuh pendidikan ilmu pemerintahan, dan besok (Senin) khusus Pamong Praja Muda akan dilantik oleh Presiden," kata Rektor IPDN Suhajar.
Ia menuturkan Pamong Praja yang baru diwisuda itu sudah siap bertugas mengabdi kepada masyarakat di seluruh pemerintahan Indonesia.
Mereka, lanjut dia, siap menjadi kader pelopor revolusi mental untuk membangun bangsa Indonesia lebih baik.
"Anak-anak harus mampu menjalankan pemerintahan dengan baik kepada masyarakat, dan bekerja sebagai amanah bukan beban," katanya.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan seluruh Pamong Praja Muda yang baru diwisuda dituntut untuk mampu mengelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan lulusan IPDN merupakan petugas negara atau Pegawai Negeri Sipil yang bekerja untuk melayani masyarakat.
"PNS adalah petugas negara yang melayani masyarakat, dia memahami tata kelola pemerintahan yang baik," katanya.
Sementara itu, wisuda IPDN 2015 terdiri dari program D-IV sebanyak 1.756 orang, S-1 218 orang, S-2 sebanyak 156 orang dan wisudawan profesi Kepamongprajaan 38 orang.
Lulusan terbaik IPDN 2014d Program D-IV diberikan kepada Devia Hestina Arinda asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan IPK 3,859. S1 diberikan kepada Diana Hanifah asal Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat dengan IPK 3,894.
Pelaksanaan wisuda Program D-IV, S-1 dan Program Magister itu dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Rektor IPDN Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si.
"Mereka yang diwisuda ini telah menempuh pendidikan ilmu pemerintahan, dan besok (Senin) khusus Pamong Praja Muda akan dilantik oleh Presiden," kata Rektor IPDN Suhajar.
Ia menuturkan Pamong Praja yang baru diwisuda itu sudah siap bertugas mengabdi kepada masyarakat di seluruh pemerintahan Indonesia.
Mereka, lanjut dia, siap menjadi kader pelopor revolusi mental untuk membangun bangsa Indonesia lebih baik.
"Anak-anak harus mampu menjalankan pemerintahan dengan baik kepada masyarakat, dan bekerja sebagai amanah bukan beban," katanya.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan seluruh Pamong Praja Muda yang baru diwisuda dituntut untuk mampu mengelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan lulusan IPDN merupakan petugas negara atau Pegawai Negeri Sipil yang bekerja untuk melayani masyarakat.
"PNS adalah petugas negara yang melayani masyarakat, dia memahami tata kelola pemerintahan yang baik," katanya.
Sementara itu, wisuda IPDN 2015 terdiri dari program D-IV sebanyak 1.756 orang, S-1 218 orang, S-2 sebanyak 156 orang dan wisudawan profesi Kepamongprajaan 38 orang.
Lulusan terbaik IPDN 2014d Program D-IV diberikan kepada Devia Hestina Arinda asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan IPK 3,859. S1 diberikan kepada Diana Hanifah asal Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat dengan IPK 3,894.
Pewarta : Oleh : Feri Purnama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pj Gubernur Sumsel peroleh penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
22 May 2024 6:54 WIB, 2024
KPK konfirmasi kerugian negara proyek IPDN ke mantan Sekjen Kemendagri
30 December 2021 16:01 WIB, 2021
Pemprov Sumsel targetkan pembangunan Kampus IPDN Pagaralam tahun 2022
04 September 2021 21:29 WIB, 2021
Kemendagri: Usulan Komisi II DPR RI agar IPDN dijadikan PT swasta terlalu mengada-ada
25 June 2020 21:39 WIB, 2020
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB