Palembang, (ANTARA Sumsel) - Pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Sumatera Selatan saat ini umumnya masih terhambat karena pengadaan tinta belum dapat dilaksanakan akibat dananya belum keluar.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuasin Hasan Masri kepada wartawan di Palembang, Selasa mengatakan pihaknya melaksanakan rapat dan umumnya pencetakan KTP Elektronik di daerah itu masih terhambat karena belum ada pengadaan tinta.
Koordinator catatan sipil Sumsel itu mengatakan,
terhambatnya pengadaan tinta itu karena dana dari pusat belum cair.
Hal ini karena dana pencetakan KTP Elektronik masih ditanggung pemerintah pusat sehingga pihaknya masih menunggu supaya pelaksanaannya lebih maksimal.
Jadi dengan belum cairnya dana pengadaan tersebut maka untuk di kabupaten Banyuasin masih menggunakan tinta lama dalam pencetakan KTP Elektronik tersebut.
Cetak KTP masih jalan tetapi tidak sebanyak dari yang dilaksanakan selama ini, ujar dia.
"Untuk di Banyuasin saja kebutuhan sekitar 150 unit perhari dan hanya terpenuhi 100 saja," kata dia.
Oleh karena itu pihaknya selama tinta belum ada akan mengutamakan penduduk yang belum memiliki KTP.
Sementara pembaharuan seperti penambahan gelar, atau sudah kawin pencetakannya belum diutamakan.
Kabag Kependudukan Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan Hj Mawarna usai rapat membenarkan sekarang ini cetak KTP Elektronik ini telah dilaksanakan di kabupaten dan kota tetapi pendanaan masih dari pemerintah pusat.
Namun, walaupun demikian cetak KTP Elektorik tetap jalan dengan menggunakan tinta lama, tambah dia.