Wapres buka Pekan Raya Jakarta
Senin, 9 Juni 2014 21:07 WIB
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Wakil Presiden Boediono menggarisbawahi pentingnya Pekan Raya Jakarta Kemayoran dapat ikut mengembangkan potensi produk usaha mikro kecil menengah sebagai upaya mendorong kehidupan ekonomi rakyat.
"Usaha mikro kecil menengah merupakan salah satu pilar utama kehidupan demokrasi ekonomi di Tanah Air," kata Boediono saat membuka Pekan Raya Jakarta/Jakarta Fair tahun 2014 di Jakarta, Senin.
Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan serta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki T Purnama. Jakarta Fair dilaksanakan selama satu bulan mulai tanggal 6 Juni-6 Juli 2014.
Wapres mengatakan Jakarta sebagai ibu kota negara adalah gerbang pintu masuk ke Indonesia dan cermin wajah Indonesia di mata dunia.
Oleh sebab itu, katanya, perlu menjaga kestabilan, keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di Kota Jakarta guna menarik masyarakat dunia untuk datang, berwisata, dan berinvestasi di Indonesia.
Menurut Wapres, Pekan Raya Jakarta telah sangat berkembang dari yang dahulu hanya menampilkan sisi kedaerahan budaya Betawi, saat ini telah menjadi ajang kreativitas, inovasi anak bangsa, serta menjadi wahana promosi jasa dan produk baik dari dalam dan luar negeri.
Selain itu Pekan Raya Jakarta sekarang telah menjadi ajang promosi berbagai produk dalam negeri dari industri besar, menengah, hingga koperasi dan usaha kecil-mikro.
Disamping itu berbagai anjungan pemerintah provinsi atau kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia juga ikut meramaikannya.
"Keikutsertaan mereka tentunya sebagai sarana promosi produk unggulan dan pariwisata daerah guna meningkatkan investasi dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah," kata Boediono.
"Usaha mikro kecil menengah merupakan salah satu pilar utama kehidupan demokrasi ekonomi di Tanah Air," kata Boediono saat membuka Pekan Raya Jakarta/Jakarta Fair tahun 2014 di Jakarta, Senin.
Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan serta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki T Purnama. Jakarta Fair dilaksanakan selama satu bulan mulai tanggal 6 Juni-6 Juli 2014.
Wapres mengatakan Jakarta sebagai ibu kota negara adalah gerbang pintu masuk ke Indonesia dan cermin wajah Indonesia di mata dunia.
Oleh sebab itu, katanya, perlu menjaga kestabilan, keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di Kota Jakarta guna menarik masyarakat dunia untuk datang, berwisata, dan berinvestasi di Indonesia.
Menurut Wapres, Pekan Raya Jakarta telah sangat berkembang dari yang dahulu hanya menampilkan sisi kedaerahan budaya Betawi, saat ini telah menjadi ajang kreativitas, inovasi anak bangsa, serta menjadi wahana promosi jasa dan produk baik dari dalam dan luar negeri.
Selain itu Pekan Raya Jakarta sekarang telah menjadi ajang promosi berbagai produk dalam negeri dari industri besar, menengah, hingga koperasi dan usaha kecil-mikro.
Disamping itu berbagai anjungan pemerintah provinsi atau kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia juga ikut meramaikannya.
"Keikutsertaan mereka tentunya sebagai sarana promosi produk unggulan dan pariwisata daerah guna meningkatkan investasi dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah," kata Boediono.
Pewarta : Oleh Ahmad Wijaya
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 86 ribu lebih warga OKU Raya terima bantuan pangan beras dan minyak goreng
04 December 2025 20:21 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Organisasi Tunas Indonesia Raya
07 November 2025 11:36 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB