Dewi Sandra: Berhijab butuh proses
Kamis, 9 Januari 2014 14:00 WIB
Dewi Sandra. (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Penyanyi Dewi Sandra yang kini sudah mengenakan hijab mengaku untuk benar-benar menutup aurat secara syar'i dibutuhkan proses.
"Saya terima kritikan kalau dikatakan hijab yang saya kenakan belum syar'i. Saya mohon, saya butuh proses," kata artis tersebut pada acara nonton bareng film '99 Cahaya di Langit Eropa' di Jakarta, Rabu.
Acara nonton bareng tersebut direncanakan dihadiri Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, namun Menristek batal menghadiri acara nonton bareng tersebut.
Dewi Sandra juga turut bermain dalam film yang disutradarai Guntur Soeharjanto tersebut, ia berperan sebagai Marion Latimer, seorang mualaf Perancis.
Dewi mulai mengenakan hijab pada akhir 2012. Tekadnya untuk menutup aurat semakin kuat setelah mempelajari agama lebih dalam dengan mengikuti pengajian-pengajian.
Ia mengaku tidak khawatir pekerjaannya sebagai artis terganggu dengan penampilannya yang serba tertutup.
"Saya percaya rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Niat saya lillahita'ala," kata Dewi.
Perubahannya dari berpakaian terbuka bahkan cenderung seksi menjadi serba tertutup dengan berhijab menurutnya memang belum sepenuhnya tertutup.
"Orang-orang seperti saya kalau disuruh pakaian muslim yang tertutup sekali itu juga butuh proses tidak bisa mendadak," katanya.
"Saya terima kritikan kalau dikatakan hijab yang saya kenakan belum syar'i. Saya mohon, saya butuh proses," kata artis tersebut pada acara nonton bareng film '99 Cahaya di Langit Eropa' di Jakarta, Rabu.
Acara nonton bareng tersebut direncanakan dihadiri Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, namun Menristek batal menghadiri acara nonton bareng tersebut.
Dewi Sandra juga turut bermain dalam film yang disutradarai Guntur Soeharjanto tersebut, ia berperan sebagai Marion Latimer, seorang mualaf Perancis.
Dewi mulai mengenakan hijab pada akhir 2012. Tekadnya untuk menutup aurat semakin kuat setelah mempelajari agama lebih dalam dengan mengikuti pengajian-pengajian.
Ia mengaku tidak khawatir pekerjaannya sebagai artis terganggu dengan penampilannya yang serba tertutup.
"Saya percaya rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Niat saya lillahita'ala," kata Dewi.
Perubahannya dari berpakaian terbuka bahkan cenderung seksi menjadi serba tertutup dengan berhijab menurutnya memang belum sepenuhnya tertutup.
"Orang-orang seperti saya kalau disuruh pakaian muslim yang tertutup sekali itu juga butuh proses tidak bisa mendadak," katanya.
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungi Musi Banyuasin, Kartika Sandra Desi tegaskan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan
03 February 2026 19:47 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Bayung Lencir Muba
03 February 2026 19:12 WIB
Anggota MPR RI 'Yuk Cici' gelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SDN 2 Bayung Lencir
03 February 2026 19:01 WIB
Kartika Sandra Desi kunjungi SMK Negeri 1 Bayung Lencir, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
17 January 2026 16:15 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SDN 1 Simpang Bayat Bayung Lencir
21 December 2025 8:37 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Organisasi Tunas Indonesia Raya
07 November 2025 11:36 WIB
Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lapas Banyuasin
02 November 2025 19:11 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Lapas Perempuan Palembang
27 October 2025 22:28 WIB
Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi tinjau dapur MBG, respons keluhan orangtua murid
19 September 2025 12:30 WIB
Kartika Sandra Desi buka kegiatan Bimtek SVLK bersama Kementerian Kehutanan di Kota Palembang
26 August 2025 15:24 WIB
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Pedagang perlengkapan tradisi "balimau" raup keuntungan berlipat jelang Ramadhan
17 February 2026 15:25 WIB