Indosat luncurkan satelit palapa-E 2016
Minggu, 1 Desember 2013 0:26 WIB
Ilustrasi - Sebuah roket Ariane-5 membawa dua satelit telekomunikasi Eutelsat 25B/ Eshail1 (Prancis/Qatar) dan GSAT-7 (India) meluncur dari pusat luar angkasa Eropa, Kourou, Guyana Prancis pada 30 Agustus 2013. (AFP PHOTO)
Jakarta, 30/11 (Antara) - Perusahaan telekomunikasi Indosat siap meluncurkan Satelit Palapa-E pada 2016, setelah memenuhi tenggat waktu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait pemanfaatan slot orbit satelit.
"Indosat menyampaikan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika berisi laporan penandatanganan kerja sama 'Palapa-E in Orbit Delivery Contract' dengan Orbital Science pada tanggal 27 November 2013," kata President Director & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers Indosat yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, kontrak kerja sama itu merupakan wujud komitmen Indosat untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan yang diminta pemerintah sesuai tenggat waktu yang diberikan dan merupakan tindak lanjut rencana Indosat dalam mempersiapkan peluncuran satelit Palapa-E pada tahun 2016.
Satelit Palapa-E akan menggantikan satelit Palapa-C2 yang mengorbit di slot 150.5 derajat Bujur Timur (BT). Satelit Palapa-E yang akan dikendalikan dari Stasiun Bumi Jatiluhur ini menggunakan platform Satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences Corporation.
Satelit tersebut juga akan menjadi bagian dari jaringan "backbone" untuk mendukung seluruh layanan Indosat, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap maupuan data tetap.
"Orbital Sciences siap mendukung Indosat sebagai pelanggan kami dalam rencana desain, produksi serta peluncuran satelit yang merupakan proyek yang penting bagi Indonesia. Dengan seluruh kapasitas yang dimilikinya, satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences adalah solusi optimal guna memenuhi kebutuhan satelit Indosat," kata EVP & GM Orbital Sciences Michael E Larkin.
Layanan Satelit yang disediakan Indosat antara lain adalah "Transponder Lease" sebagai layanan dasar untuk memenuhi kebutuhan konektivitas korporasi dan pemerintahan serta "DigiBouquet" dan "Telecast Service" untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan penyiaran.
Saat ini satelit Palapa-D di lokasi orbit 113 derajat BT telah menyiarkan 55 saluran TV dan 5 saluran radio tidak berbayar dari dalam maupun luar negeri termasuk di dalamnya sebagian besar TV-TV nasional dan dinikmati oleh sekitar 15 juta pesawat penerima (TVRO) di wilayah Indonesia.
Satelit Palapa-D juga menjadi andalan sarana penyiaran bagi 3 operator TV berbayar nasional dengan jumlah total saluran berbayar sebanyak 200 saluran.
Adapun layanan "Telecast Service" digunakan untuk melayani berbagai macam kebutuhan siaran acara-acara tertentu seperti siaran langsung Liga Super Indonesia, Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN dan PBB, SEA Games, dan lain-lain.
Sebagaimana diketahui, Indosat Grup memanfaatkan Satelit Palapa-D dan Palapa-C2 sebagai bagian dari jaringan "backbone" untuk mendukung seluruh layanan Indosat Grup, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap, maupun data tetap dan juga anak perusahaan.
"Indosat menyampaikan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika berisi laporan penandatanganan kerja sama 'Palapa-E in Orbit Delivery Contract' dengan Orbital Science pada tanggal 27 November 2013," kata President Director & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers Indosat yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, kontrak kerja sama itu merupakan wujud komitmen Indosat untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan yang diminta pemerintah sesuai tenggat waktu yang diberikan dan merupakan tindak lanjut rencana Indosat dalam mempersiapkan peluncuran satelit Palapa-E pada tahun 2016.
Satelit Palapa-E akan menggantikan satelit Palapa-C2 yang mengorbit di slot 150.5 derajat Bujur Timur (BT). Satelit Palapa-E yang akan dikendalikan dari Stasiun Bumi Jatiluhur ini menggunakan platform Satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences Corporation.
Satelit tersebut juga akan menjadi bagian dari jaringan "backbone" untuk mendukung seluruh layanan Indosat, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap maupuan data tetap.
"Orbital Sciences siap mendukung Indosat sebagai pelanggan kami dalam rencana desain, produksi serta peluncuran satelit yang merupakan proyek yang penting bagi Indonesia. Dengan seluruh kapasitas yang dimilikinya, satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences adalah solusi optimal guna memenuhi kebutuhan satelit Indosat," kata EVP & GM Orbital Sciences Michael E Larkin.
Layanan Satelit yang disediakan Indosat antara lain adalah "Transponder Lease" sebagai layanan dasar untuk memenuhi kebutuhan konektivitas korporasi dan pemerintahan serta "DigiBouquet" dan "Telecast Service" untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan penyiaran.
Saat ini satelit Palapa-D di lokasi orbit 113 derajat BT telah menyiarkan 55 saluran TV dan 5 saluran radio tidak berbayar dari dalam maupun luar negeri termasuk di dalamnya sebagian besar TV-TV nasional dan dinikmati oleh sekitar 15 juta pesawat penerima (TVRO) di wilayah Indonesia.
Satelit Palapa-D juga menjadi andalan sarana penyiaran bagi 3 operator TV berbayar nasional dengan jumlah total saluran berbayar sebanyak 200 saluran.
Adapun layanan "Telecast Service" digunakan untuk melayani berbagai macam kebutuhan siaran acara-acara tertentu seperti siaran langsung Liga Super Indonesia, Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN dan PBB, SEA Games, dan lain-lain.
Sebagaimana diketahui, Indosat Grup memanfaatkan Satelit Palapa-D dan Palapa-C2 sebagai bagian dari jaringan "backbone" untuk mendukung seluruh layanan Indosat Grup, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap, maupun data tetap dan juga anak perusahaan.
Pewarta : Oleh Muhammad Razi Rahman
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Game online sumbang kenaikan trafik internet Indosat saat Tahun Baru
03 January 2024 11:14 WIB, 2024
Ilham Bintang harap dapat ganti rugi lewat mediasi dengan Indosat terkait pembobolan rekening bank
15 March 2023 14:40 WIB, 2023
Cara penyanyi rap Iwa K hingga Kunto Aji hargai perbedaan dan cintai Indonesia
10 August 2022 14:43 WIB, 2022
Ruang Terbuka Hijau hingga Pos Polisi di Jakarta rusak akibat unjuk rasa
12 April 2022 12:26 WIB, 2022
Shaggydog hadirkan "Di Sayidan" versi keroncong dan kolaborasi spesial
19 October 2021 13:55 WIB, 2021
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB