Tarian kolosal suguhkan pembukaan ISG
Senin, 23 September 2013 10:30 WIB
Sejumlah penari menampilkan tarian kolosal saat pembukaan event olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games/ISG" III di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (22/9) malam. (Foto Antarasumsel.com/13/
Palembang (ANTARA Sumsel) - Tarian kolosal bertema "keselarasan dalam kesatuan" menjadi suguhan pamungkas pada acara pembukaan perhelatan olahraga negara-negara Islam atau Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang, Minggu malam.
Sebanyak 600 penari yang terdiri dari 500 pelajar dan 100 penari profesional menampilkan beragam perpaduan gerak yang menggambarkan solidaritas negara-negara Islam pada acara pembukaan perhelatan akbar itu.
Koreografer nasional Denny Malik mengawali pagelaran malam itu dengan tarian Gending Sriwijaya yang menggambarkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada masa silam yang dipengaruhi budaya Hindu asal India.
Sejumlah penari pria memakai pakaian adat Palembang membawa tandu yang diatasnya terdapat seorang penari perempuan yang berdadan seperti putri raja.
Selanjutnya, alunan musik bernuansa Hindu beralih ke Melayu yang menggambarkan mulai masuknya agama Islam ke Sumatera Selatan.
Ratusan penari menampilkan retak tarian khas Sumatera dengan irama cepat dan musik perkusi untuk mengiringi tarian saman asal Aceh yang disertai seorang penyanyi berpakaian gamis ala "Arab", tarian payung dan tarian kipas asal Sumatera Barat.
Kemudian, terbentuklah sebuah formasi penari menggambarkan tiga kelopak bunga berwarna merah, orange, unggu.
Selanjutnya, hentakan tarian bermusik melayu kembali diperagakan sekitar 300 penari laki-laki dihadapan sekitar 20 ribu penonton yang memadati Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Sajian pun akhirnya ditutup dengan pesta kembang api yang sekaligus menandai berakhirnya acara.
Acara utama kembali dilanjutkan dengan penampilan sejumlah penyanyi, Iwa K, Iis Dahliah, Reza Artamevia, Dira Sugandi.
Sebanyak 44 negara ambil bagian pada perhelatan olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Burkino Fasao, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Malaysia, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, dan Suriah, Tajikistan.
Kemudian, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, dan Chad.
Perhelatan olahraga ISG itu sendiri telah dimulai dengan mempertandingkan cabang olahraga bola basket, 15-20 September, dan sepak bola, 19-29 September, meski secara resmi dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono malam ini.
Sebanyak 600 penari yang terdiri dari 500 pelajar dan 100 penari profesional menampilkan beragam perpaduan gerak yang menggambarkan solidaritas negara-negara Islam pada acara pembukaan perhelatan akbar itu.
Koreografer nasional Denny Malik mengawali pagelaran malam itu dengan tarian Gending Sriwijaya yang menggambarkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada masa silam yang dipengaruhi budaya Hindu asal India.
Sejumlah penari pria memakai pakaian adat Palembang membawa tandu yang diatasnya terdapat seorang penari perempuan yang berdadan seperti putri raja.
Selanjutnya, alunan musik bernuansa Hindu beralih ke Melayu yang menggambarkan mulai masuknya agama Islam ke Sumatera Selatan.
Ratusan penari menampilkan retak tarian khas Sumatera dengan irama cepat dan musik perkusi untuk mengiringi tarian saman asal Aceh yang disertai seorang penyanyi berpakaian gamis ala "Arab", tarian payung dan tarian kipas asal Sumatera Barat.
Kemudian, terbentuklah sebuah formasi penari menggambarkan tiga kelopak bunga berwarna merah, orange, unggu.
Selanjutnya, hentakan tarian bermusik melayu kembali diperagakan sekitar 300 penari laki-laki dihadapan sekitar 20 ribu penonton yang memadati Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Sajian pun akhirnya ditutup dengan pesta kembang api yang sekaligus menandai berakhirnya acara.
Acara utama kembali dilanjutkan dengan penampilan sejumlah penyanyi, Iwa K, Iis Dahliah, Reza Artamevia, Dira Sugandi.
Sebanyak 44 negara ambil bagian pada perhelatan olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Burkino Fasao, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Malaysia, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, dan Suriah, Tajikistan.
Kemudian, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, dan Chad.
Perhelatan olahraga ISG itu sendiri telah dimulai dengan mempertandingkan cabang olahraga bola basket, 15-20 September, dan sepak bola, 19-29 September, meski secara resmi dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono malam ini.
Pewarta : Oleh Dolly Rosana
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Museum Lambung Mangkurat gelar pewarisan tarian tradisional bagi remaja
26 October 2024 18:45 WIB, 2024
Kemenkumham Sumsel memfasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual komunal
20 April 2024 20:05 WIB, 2024
Budayawan labukan upaya daftarkan kekayaan intelektual Tari Gending Sriwijaya
19 April 2024 16:48 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Kevin Diks minta perjuangan Timnas Indonesia dihargai usai bermain imbang lawan Malaysia
29 September 2026 12:37 WIB