DPRD evaluasi hasil Pilkada Sumsel
Selasa, 9 Juli 2013 21:15 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi I DPRD Sumatera Selatan akan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang sudah diselenggarakan pada 6 Juni 2013 di provinsi tersebut.
Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diselenggarakan beberapa waktu lalu tentu akan dievaluasi, kata Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan, Yuswar Hidayatullah di Palembang, Selasa.
Menurut dia, walaupun dalam pilkada serentak diharapkan terjadi efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya.
Kalau dikatakan efisiensi pelaksanaan pilkada serentak itu memang ada, ujarnya.
Akan tetapi, dari laporan Komisi Pemilihan Umum di daerah, efisiensi itu tidak signifikan justru konsentrasi terpecah di daerah untuk mengawal.
Ia menyatakan, Komisi I DPRD Sumsel sudah melakukan kunjungan ke KPU Lahat beberapa waktu lalu dimana mereka mengeluhkan hal tersebut seperti administrasi keuangan yang belum cair dari KPU provinsi, karena PPS dan PPK berbeda penganggarannya, ada dari kabupaten dan provinsi.
Hal-hal seperti itu tidak diatur KPU Pusat dan mestinya ini di atur sehingga tidak menganggu penerimaan KPU di daerah.
Ia menilai, KPU Pusat juga harus membuat aturan dan mekanisme, tentang sharing anggaran dan terkait yang tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Kemudian dalam konteks keamanan pilkada serentak ini memang tidak mudah untuk mengamankan yang akhirnya minta bantuan ke Jambi dan lainnya.
Jadi, tolong juga diperhatikan soal keamanan dan masukan partai politik dimana Parpol tidak berkonsentrasi dalam menyiapkan saksi, ini tantangan kedepan, katanya.
Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diselenggarakan beberapa waktu lalu tentu akan dievaluasi, kata Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan, Yuswar Hidayatullah di Palembang, Selasa.
Menurut dia, walaupun dalam pilkada serentak diharapkan terjadi efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya.
Kalau dikatakan efisiensi pelaksanaan pilkada serentak itu memang ada, ujarnya.
Akan tetapi, dari laporan Komisi Pemilihan Umum di daerah, efisiensi itu tidak signifikan justru konsentrasi terpecah di daerah untuk mengawal.
Ia menyatakan, Komisi I DPRD Sumsel sudah melakukan kunjungan ke KPU Lahat beberapa waktu lalu dimana mereka mengeluhkan hal tersebut seperti administrasi keuangan yang belum cair dari KPU provinsi, karena PPS dan PPK berbeda penganggarannya, ada dari kabupaten dan provinsi.
Hal-hal seperti itu tidak diatur KPU Pusat dan mestinya ini di atur sehingga tidak menganggu penerimaan KPU di daerah.
Ia menilai, KPU Pusat juga harus membuat aturan dan mekanisme, tentang sharing anggaran dan terkait yang tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Kemudian dalam konteks keamanan pilkada serentak ini memang tidak mudah untuk mengamankan yang akhirnya minta bantuan ke Jambi dan lainnya.
Jadi, tolong juga diperhatikan soal keamanan dan masukan partai politik dimana Parpol tidak berkonsentrasi dalam menyiapkan saksi, ini tantangan kedepan, katanya.
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK bawa 12 pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya setelah OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo
11 April 2026 8:40 WIB
Penduduk tembus 9 juta, kursi DPRD Sumsel diusulkan bertambah jadi 85 pada Pileg 2029
03 March 2026 9:30 WIB
KPK dalami isu pemakzulan Bupati Pati, Ketua DPRD Ali Badrudin diperiksa terkait pesan rahasia
25 February 2026 7:03 WIB
Seorang anggota DPRD Muara Enim terjaring OTT Kejati Sumsel, terkait kasus jaringan irigasi
19 February 2026 4:15 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Korlantas Polri terapkan pengenalan wajah di ETLE untuk lacak pelanggar pelat palsu
05 August 2026 10:17 WIB
Pemkab Muba beri penghargaan Tim Penyidik Kejari usut korupsi PT SMB Rp127 miliar
05 August 2026 9:34 WIB
Usut korupsi lahan PT SMB, Kejati Sumsel selamatkan uang negara Rp127,2 miliar
04 August 2026 19:45 WIB
KPK periksa Kadis PUPR Kota Bengkulu pascapenggeledahan rumah dan penyitaan uang Rp4 miliar
03 August 2026 13:49 WIB