Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi I DPRD Sumatera Selatan akan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang sudah diselenggarakan pada 6 Juni 2013 di provinsi tersebut.

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diselenggarakan beberapa waktu lalu tentu akan dievaluasi, kata Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan, Yuswar Hidayatullah di Palembang, Selasa.

Menurut dia, walaupun dalam pilkada serentak diharapkan terjadi efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya.

Kalau dikatakan efisiensi pelaksanaan pilkada serentak itu memang ada, ujarnya.

Akan tetapi, dari laporan Komisi Pemilihan Umum di daerah, efisiensi itu tidak signifikan justru konsentrasi terpecah di daerah untuk mengawal.

Ia menyatakan, Komisi I DPRD Sumsel sudah melakukan kunjungan ke KPU Lahat beberapa waktu lalu dimana mereka mengeluhkan hal tersebut seperti administrasi keuangan yang belum cair dari KPU provinsi, karena PPS dan PPK berbeda penganggarannya, ada dari kabupaten dan provinsi.

Hal-hal seperti itu tidak diatur KPU Pusat dan mestinya ini di atur sehingga tidak menganggu penerimaan KPU di daerah.

Ia menilai, KPU Pusat juga harus membuat aturan dan mekanisme, tentang sharing anggaran dan terkait yang tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Kemudian dalam konteks keamanan pilkada serentak ini memang tidak mudah untuk mengamankan yang akhirnya minta bantuan ke Jambi dan lainnya.

Jadi, tolong juga diperhatikan soal keamanan dan masukan partai politik dimana Parpol tidak berkonsentrasi dalam menyiapkan saksi, ini tantangan kedepan, katanya.