Palembang (ANTARA Sumsel) - Titik api atau "hotspot" di wilayah Sumatera Selatan hingga sekarang ini dinilai masih normal, artinya belum begitu mengkhawatirkan, kata Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Sigit Wibowo di Palembang, Senin. .
"Masih normal, artinya titik-titik "hotspot" belum begitu mengkhawatirkan dan setiap hari kita pantau," kata Sigit Wibowo.
Menurut dia, titik api di daerah itu masih dianggap normal dan terpantau pada 22 Juni 2013 sekitar 17 "hotspot".
"Jadi, yang terpenting belum begitu rawan dan sementara ini kita pantau daerah Riau bisa dilihat luar biasa, sedangkan Sumsel masih amanlah," katanya.
Ia mengatakan, mereka selalu antisipasi dan sudah menyiapkan posko siaga di beberapa kabupaten termasuk Dinas Kehutanan Sumsel 24 jam untuk memonitor titik api.
Biasanya yang cukup dikhawatirkan itu puncak kemarau terjadi pada September, ujarnya.
Ia menuturkan, sejumlah daerah yang cukup rawan itu seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir, karena sebagian besar lahan gambut, kemudian di Musi Banyuasin, dan Muaraenim.
Beberapa kabupaten yang memang perlu diwaspadai itu termasuk Banyuasin, karena banyak lahan gambut.
Untuk tim penanggulangan kebakaran itu semua ada di daerah dan pihaknya juga sudah mengimbau pengusaha perkebunan untuk persiapan menghadapi musim kemarau.
"Kami juga selalu mengimbau masyarakat dan semua untuk benar-benar waspada pada musim kemarau ini," katanya.
Kadishut: titik api di Sumsel masih normal
Senin, 24 Juni 2013 15:50 WIB
Ilustrasi - titik api (Antarasumsel.com/BMKG)
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Karhutla Gunung Bromo: Titik api Probolinggo padam, Pasuruan masih dipadamkan
12 August 2026 11:34 WIB
Karhutla hanguskan 10 hektare lahan di Muara Enim, tim gabungan gencarkan pemadaman
07 August 2026 20:10 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina PHR Zona 4 salurkan 4.000 paket sembako murah di Sumsel
17 August 2026 20:19 WIB