Laba bersih PGN turun
Rabu, 1 Mei 2013 16:32 WIB
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Perolehan laba bersih PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) hingga 31 Maret tercatat sebesar 265,3 juta dolar AS atau turun 3,84 persen dibandingkan periode sama 2012 sebesar 275,9 juta dolar AS.
Siaran pers PGN di Jakarta, Rabu, menyebutkan selama tiga bulan pertama 2013, PGN mencatatkan pendapatan bersih sebesar 731,1 juta dolar atau naik 25 persen dari periode sama sebelumnya sebesar 583,2 juta dolar AS.
Sementara laba sebelum dipotong bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar 314,5 juta dolar atau turun dibandingkan periode sama sebelumnya sebesar 331,6 juta dolar.
Sedangkan laba bersihnya juga turun dari 275,9 juta dolar menjadi 265,3 juta dolar AS.
Pencapaian kinerja keuangan ini terutama diperoleh dari usaha distribusi PGN termasuk anak perusahaan konsolidasi selama tiga bulan pertama tahun ini dengan volume penjualan gas yang mencapai 833 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari), meningkat dari 787 MMSCFD pada periode yang sama tahun 2012.
Peningkatan volume penjualan ini sejalan dengan meningkatnya volume pasokan PGN dan volume konsumsi gas oleh pelanggan terutama sektor industri yang terdiri dari sektor pembangkit listrik dan non pembangkit listrik.
Pendapatan usaha juga didukung pendapatan dari bisnis transmisi. Usaha transmisi PGN dan anak perusahaan konsolidasi, PT Transportasi Gas Indonesia, mengalirkan volume gas sebesar 877 MMScfd kepada pelanggan di Sumatera, Jakarta, Jawa Barat dan Singapura.
Dibanding periode yang sama pada 2012, volume transmisi mengalami penurunan terutama disebabkan penurunan penyaluran gas dari lapangan Jambi Merang ke Pembangkit Listrik Muara Tawar dan penurunan penyerapan volume transmisi oleh PLN Batam.
Siaran pers PGN di Jakarta, Rabu, menyebutkan selama tiga bulan pertama 2013, PGN mencatatkan pendapatan bersih sebesar 731,1 juta dolar atau naik 25 persen dari periode sama sebelumnya sebesar 583,2 juta dolar AS.
Sementara laba sebelum dipotong bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar 314,5 juta dolar atau turun dibandingkan periode sama sebelumnya sebesar 331,6 juta dolar.
Sedangkan laba bersihnya juga turun dari 275,9 juta dolar menjadi 265,3 juta dolar AS.
Pencapaian kinerja keuangan ini terutama diperoleh dari usaha distribusi PGN termasuk anak perusahaan konsolidasi selama tiga bulan pertama tahun ini dengan volume penjualan gas yang mencapai 833 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari), meningkat dari 787 MMSCFD pada periode yang sama tahun 2012.
Peningkatan volume penjualan ini sejalan dengan meningkatnya volume pasokan PGN dan volume konsumsi gas oleh pelanggan terutama sektor industri yang terdiri dari sektor pembangkit listrik dan non pembangkit listrik.
Pendapatan usaha juga didukung pendapatan dari bisnis transmisi. Usaha transmisi PGN dan anak perusahaan konsolidasi, PT Transportasi Gas Indonesia, mengalirkan volume gas sebesar 877 MMScfd kepada pelanggan di Sumatera, Jakarta, Jawa Barat dan Singapura.
Dibanding periode yang sama pada 2012, volume transmisi mengalami penurunan terutama disebabkan penurunan penyaluran gas dari lapangan Jambi Merang ke Pembangkit Listrik Muara Tawar dan penurunan penyerapan volume transmisi oleh PLN Batam.
Pewarta : Oleh: Budi Suyanto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Laba bersih Bank Permata tumbuh 16,6 persen jadi Rp920 miliar pada Kuartal I 2026
27 April 2026 20:14 WIB
Maybank Indonesia bagikan dividen tunai Rp7,61 per saham dari laba bersih 2025
18 April 2026 20:39 WIB
Laba bersih SeaBank Indonesia melonjak 79 persen menjadi Rp678,4 miliar pada 2025
04 April 2026 21:01 WIB
SMBR catat pertumbuhan positif semester I 2025, laba bersih naik 952 persen
02 October 2025 16:37 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025