KUPEM Sarolangun masih mandeg.
Kamis, 1 November 2012 17:27 WIB
Jambi (ANTARA Sumsel) - Rencana Pemkab Sarolangun, Jambi, untuk mengucurkan dana Kredit Usaha Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (KUPEM) masih mandeg.
Hal ini dikarenakan belum ada arahan dari Gubernur Jambi terkait jadwal pelaksanaan kegiatan hingga akhir Oktober tahun 2012, kata Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda Sarolangun Edward ketika ditanya, Kamis.
Sebenarnya pada tahun 2012, Pemkab Sarolangun telah menganggarkan dana Rp500 juta untuk bantuan dana KUPEM.
Namun, beberapa waktu lalu ada surat pemberitahuan dari Gubernur Jambi yang menegaskan agar bantuan tersebut dibekukan terlebih dahulu, sembari menindaklanjuti tunggakan yang ada.
"Surat tersebut turun sekitar bulan April lalu. Hingga saat ini, belum ada surat pemberitahuan ulang tentang kapan dana tersebut bisa kembali digulirkan," tuturnya.
Ia menjelaskan, proses pencairan dana KUPEM memakan waktu cukup lama sehingga Pemkab Sarolangun lebih memilih mengembalikan anggarannya ke kas daerah.
"Insya Allah tahun depan akan dianggarkan kembali," tegas Edward.
Ia menyatakan pemerintah saat ini terus melakukan pengetatan proses seleksi calon penerima dana KUPEM dengan tujuan supaya dana ini tidak disalahgunakan serta bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. (ANT/KR-NF)
Hal ini dikarenakan belum ada arahan dari Gubernur Jambi terkait jadwal pelaksanaan kegiatan hingga akhir Oktober tahun 2012, kata Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda Sarolangun Edward ketika ditanya, Kamis.
Sebenarnya pada tahun 2012, Pemkab Sarolangun telah menganggarkan dana Rp500 juta untuk bantuan dana KUPEM.
Namun, beberapa waktu lalu ada surat pemberitahuan dari Gubernur Jambi yang menegaskan agar bantuan tersebut dibekukan terlebih dahulu, sembari menindaklanjuti tunggakan yang ada.
"Surat tersebut turun sekitar bulan April lalu. Hingga saat ini, belum ada surat pemberitahuan ulang tentang kapan dana tersebut bisa kembali digulirkan," tuturnya.
Ia menjelaskan, proses pencairan dana KUPEM memakan waktu cukup lama sehingga Pemkab Sarolangun lebih memilih mengembalikan anggarannya ke kas daerah.
"Insya Allah tahun depan akan dianggarkan kembali," tegas Edward.
Ia menyatakan pemerintah saat ini terus melakukan pengetatan proses seleksi calon penerima dana KUPEM dengan tujuan supaya dana ini tidak disalahgunakan serta bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. (ANT/KR-NF)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga pelaku penganiayaan siswa dan guru di Mandiangin serahkan diri ke polisi
07 November 2023 10:35 WIB, 2023
Pekerja tambang emas asal Muratara meninggal tertimbun di Sarolangun Jambi
01 July 2023 12:19 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Polisi selamatkan 13 wisatawan tenggelam akibat kapal karam di Labuan Bajo
27 September 2026 17:13 WIB
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Tim SAR gabungan cari nelayan hilang di perairan Kuala Tungkal Tanjabbar
27 September 2026 12:24 WIB
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB