Puluhan dancer Palembang bersaing ke Jepang
Minggu, 14 Oktober 2012 21:37 WIB
Tim dancer Palembang siap bersaing di Jepang (FOTO Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 29 tim Kota Palembang bersaing untuk merebut tiket mengikuti kompetisi di Jepang dalam audisi awal menari yang diadakan sebuah merk minyak rambut di Palembang, Minggu.
Bayu Fachran selaku pihak penyelenggara audisi awal yang diadakan di lima kota menjelaskan, Palembang merupakan kota kedua setelah Medan. Lima kota yang menjadi target audisi awal tersebut antara lain Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung.
Menurut dia, animo di Palembang tiap tahunnya meningkat. Bila tahun lalu pesertanya sebanyak 24 tim, tahun ini meningkat jadi 29 tim.
"Untuk battle pun peserta selalu banyak dari tahun sebelumnya bisa sampai 52," jelas dia.
Hal ini menggembirakan tahun sebelumnya perwakilan Palembang mampu melaju sampai ke grand final.
"Grup yang lolos itu namanya styling dance grup dan mereka cukup berkualitas," ujar dia.
Sebagai kota kedua, ia pun menilai Palembang cukup bersaing dibanding Medan, sehingga ia optimistis Palembang punya kans yang sama dengan wakil tahun lalu.
"Pemenang tahun lalu sangat rapi sehingga memberi masukan untuk penerusnya," katanya.
Dalam audisi awal ini dari tiap kota dipilih dua orang perwakilan yang akan maju semi final dan bertarung dengan empat tim yang dijaring audisi melalui video.
Dari tahap tersebut disaring enam orang pemenang melaju ke grand final lalu dipilih satu tim untuk mewakili Indonesia di Asian final di Jepang dengan hadiah utama 25 juta dolar AS.
Koreografer Ari Tulang dan penari Hamdi Fabas didaulat mejadi juri selama kompetisi ini berlangsung baik di lima kota hingga grand final. Peserta dikomentari dan dikasih arahan supaya punya bekal. (FN*I016)
Bayu Fachran selaku pihak penyelenggara audisi awal yang diadakan di lima kota menjelaskan, Palembang merupakan kota kedua setelah Medan. Lima kota yang menjadi target audisi awal tersebut antara lain Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung.
Menurut dia, animo di Palembang tiap tahunnya meningkat. Bila tahun lalu pesertanya sebanyak 24 tim, tahun ini meningkat jadi 29 tim.
"Untuk battle pun peserta selalu banyak dari tahun sebelumnya bisa sampai 52," jelas dia.
Hal ini menggembirakan tahun sebelumnya perwakilan Palembang mampu melaju sampai ke grand final.
"Grup yang lolos itu namanya styling dance grup dan mereka cukup berkualitas," ujar dia.
Sebagai kota kedua, ia pun menilai Palembang cukup bersaing dibanding Medan, sehingga ia optimistis Palembang punya kans yang sama dengan wakil tahun lalu.
"Pemenang tahun lalu sangat rapi sehingga memberi masukan untuk penerusnya," katanya.
Dalam audisi awal ini dari tiap kota dipilih dua orang perwakilan yang akan maju semi final dan bertarung dengan empat tim yang dijaring audisi melalui video.
Dari tahap tersebut disaring enam orang pemenang melaju ke grand final lalu dipilih satu tim untuk mewakili Indonesia di Asian final di Jepang dengan hadiah utama 25 juta dolar AS.
Koreografer Ari Tulang dan penari Hamdi Fabas didaulat mejadi juri selama kompetisi ini berlangsung baik di lima kota hingga grand final. Peserta dikomentari dan dikasih arahan supaya punya bekal. (FN*I016)
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sepatu kets "The Last Dance" superstar NBA Michael Jordan terjual Rp32,7 miliar
12 April 2023 10:15 WIB, 2023
BTS akan konser di Korea Selatan untuk pertama kalinya sejak pandemi
16 February 2022 13:58 WIB, 2022
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Kota Palembang 8 Maret 2026: BMKG prediksi sebagan besar berawan
08 March 2026 8:09 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang 6 Maret 2026: BMKG prediksi diguyur hujan ringan
06 March 2026 11:23 WIB