Pendakian di Gunung Sindoro-Sumbing ditutup
Rabu, 22 Agustus 2012 1:47 WIB
Kawasan hutan di lereng Gunung Sindoro. (FOTO ANTARA)
Temanggung (ANTARA Sumsel) - Pendakian di Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing di Jawa Tengah, untuk sementara ditutup karena rawan terjadi kebakaran hutan di kawasan itu.
"Untuk sementara di kawasan dua gunung itu tertutup untuk pendakian, karena kondisinya kering pada musim kemarau, sehingga rawan terjadi kebakaran," kata Administrator Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara Iwan Setiawan di Temanggung, Selasa.
Ia mengatakan hal tersebut usai mengamati bekas kebakaran hutan di lereng Gunung Sindoro, di petak 10 resor Kledung yang terbakar pada Senin (20/8) malam hingga Selasa pagi.
Iwan mengatakan selama musim kemarau ini pendaki tidak diizinkan naik ke Sindoro dan Sumbing menyusul kebakaran di Sindoro.
Sebelumnya, pada akhir Juli 2012 kawasan hutan lereng Sindoro di wilayah Kabupaten Wonosobo juga terbakar.
Menurut dia, penutupan aktivitas pendakian tersebut akan akan berakhir saat memasuki musim hujan.
Ia mengatakan pada Selasa (21/8) ada dua kelompok pemuda yang akan mendaki, satu kelompok di Sindoro, dan satu kelompok lainnya di Sumbing, namun terpaksa tidak diizinkan.
"Terpaksa mereka kami larang untuk naik dan kami sarankan untuk mendaki pada musim hujan mendatang," katanya.
Mengenai kebakaran hutan di petak 10 Kledung, dia menyebutkan telah menghanguskan 15 hektare alang-alang, bukan tanaman pokok.
"Dari segi finansial kerugian tidak seberapa, tetapi dari segi ekologi sangat berat karena lereng Sindoro bertambah kering," katanya.
(ANT-H018/M008)
"Untuk sementara di kawasan dua gunung itu tertutup untuk pendakian, karena kondisinya kering pada musim kemarau, sehingga rawan terjadi kebakaran," kata Administrator Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara Iwan Setiawan di Temanggung, Selasa.
Ia mengatakan hal tersebut usai mengamati bekas kebakaran hutan di lereng Gunung Sindoro, di petak 10 resor Kledung yang terbakar pada Senin (20/8) malam hingga Selasa pagi.
Iwan mengatakan selama musim kemarau ini pendaki tidak diizinkan naik ke Sindoro dan Sumbing menyusul kebakaran di Sindoro.
Sebelumnya, pada akhir Juli 2012 kawasan hutan lereng Sindoro di wilayah Kabupaten Wonosobo juga terbakar.
Menurut dia, penutupan aktivitas pendakian tersebut akan akan berakhir saat memasuki musim hujan.
Ia mengatakan pada Selasa (21/8) ada dua kelompok pemuda yang akan mendaki, satu kelompok di Sindoro, dan satu kelompok lainnya di Sumbing, namun terpaksa tidak diizinkan.
"Terpaksa mereka kami larang untuk naik dan kami sarankan untuk mendaki pada musim hujan mendatang," katanya.
Mengenai kebakaran hutan di petak 10 Kledung, dia menyebutkan telah menghanguskan 15 hektare alang-alang, bukan tanaman pokok.
"Dari segi finansial kerugian tidak seberapa, tetapi dari segi ekologi sangat berat karena lereng Sindoro bertambah kering," katanya.
(ANT-H018/M008)
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK panggil mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro terkait kasus TPPU eks Sekretaris MA Nurhadi
15 December 2022 15:25 WIB, 2022
Tarian berjudul "Mahabagini" kolaborasi ASEAN akan tampil di Festival Sindoro-Sumbing
14 July 2019 13:45 WIB, 2019
Pengacara bantu petinggi Lippo Grup Eddy keluar Indonesia secara ilegal
07 November 2018 13:48 WIB, 2018
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB