Solo (ANTARA Sumsel) - PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) kini kembali menyiapkan dua purwarupa (prototype)
mobil jenis lain untuk diuji di Balai Thermodinamika Motor dan Propulis
(BTMP), meskipun untuk uji emisi mobil Esemka Rajawali belum selesai.
"Saat ini telah disiapkan purwarupa Mobil Esemka Rajawali II dan
Esemka Bima untuk menjalani uji emisi," kata Teknisi PT SMK, Dwi
Martono (Totok) kepada wartawan di Solo, Minggu.
Ia mengatakan, pengembangan purwarupa Mobil Esemka Rajawali I yang
saat ini tengah mempersiapkan diri menjalani uji emisi tetap berjalan.
Pihaknya justru berharap, pada 17 Agustus 2012 mendatang ketiga mobil tersebut dapat diluncurkan secara bersamaan.
"Persiapan
purwarupa Rajawali II dan Esemka Bima saat ini sudah menjalani beberapa
kali uji coba dan kita siapkan untuk uji formalnya," katanya.
Dikatakan dia, Mobil Esemka Rajawali II merupakan pengembangan dari
pendahulunya, Esemka Rajawali I. Bentuk body mobil Esemka Rajawali II
nantinya juga akan jauh berbeda jika dibandingkan seri pendahulunya.
"Rajawali
I kan beratnya 1800 KG dan kita perbaiki saat ini sudah jadi 1660 KG.
Untuk Rajawali II ini bobotnya hanya 1270 KG," kata Totok sambil
menambahkan sementara untuk type Esemka Bima, merupakan mobil mini truk
yang diperuntukkan mobil angkut barang.
Totok menambahkan, hasil dari beberapa uji coba mandiri yang
dijalani dua purwarupa mobil tersebut menunjukkan hasil positif.
Uji
mandiri kedua tipe terbaru dari Mobil Esemka tersebut dilakukan di
National Motor di Malang Jawa Timur yang merupakan salah satu rekanan
Esemka.
"Dua-duanya sudah menjalani uji trial dan hasilnya positif dan support kategori Euro II," katanya.
Meski telah memiliki purwarupa Esemka Rajawali II, namun Mobil
Esemka Rajawali I tetap dipersiapkan secara total untuk uji emisi. Dari
beberapa uji coba tes yang dijalani purwarupa Esemka Rajawali 1 di BTMP,
mesin mobil tersebut sudah masuk kategori mesin Euro II.
"Masalahnya di berat yang tidak ideal. Dari awal 2,2 ton kemudian
diperbaiki menjadi 1,8 ton dan saat ini sudah mencapai 1,6 ton. Dengan
bobot yang sekarang itu sudah cukup untuk dapat lulus uji emisi,"
katanya.
(ANT-J005)
PT SMK siapkan dua prototype mobil baru
Minggu, 29 Juli 2012 16:11 WIB
Mobil Esemka (FOTO ANTARA)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PTDI pakai dua prototype percepat sertifikasi uji terbang pesawat N219
10 November 2020 15:36 WIB, 2020