Angdes layani kawasan Tanjung Api Api
Kamis, 19 April 2012 15:32 WIB
Palembang (ANTARA Sumsel) - Angkutan desa (Angdes) atau angkutan umum sejak beberapa waktu lalu telah beroperasi melayani masyarakat menuju kawasan pelabuhan Tanjung Api Api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuasin, Supriadi kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, sekarang ini sudah banyak kendaraan umum beroperasi sehingga sarana menuju ke lokasi tersebut tidak mengalami hambatan.
Menurut dia, sekarang ada empat mobil milik Perum Damri dengan fasilitas pendingin ruangan (AC) melayani trayek Palembang - Tanjung Api Api.
"Bus milik perusahaan negera itu cukup membantu dan memudahkan masyarakat menuju kawasan Tanjung Api Api," ujar dia.
Selain Damri juga ada angkutan desa yang setiap hari mengangkut penumpang menuju kawasan yang akan dijadikan lokasi ekonomi khusus tersebut.
Bahkan, di daerah ini juga ada kendaraan pribadi yang juga difungsikan untuk mengangkut penumpang, kata dia.
Menurut dia, angkutan umum menuju ke lokasi pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api sekarang ini tidak menjadi masalah lagi, karena tersedia dalam jumlah yang cukup banyak.
Setelah dioperasikanya pelabuhan penyeberangan nanti pihaknya akan menambah lagi kendaraan menuju ke lokasi tersebut.
Dalam penambahan kendaraan itu pihaknya akan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, jelas dia.
Jadi sarana transportasi di kawasan Tanjung Api Api tersebut sekarang ini sudah siap tinggal lagi perbaikan dan penambahan infrastruktur lainnya termasuk jalan.
Ketika ditanya tentang rencana diresmikannya pelabuhan penyebaran Tanjung Api Api, dia mengatakan, berdasarkan informasi setelah perbaikan jalan yang rusak selesai.
Sementara jalan sendiri yang mengalami rusak itu diperkirakan akan selesai dibenahi akhir Agustus 2012, tambah dia. (ANT-U005)
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuasin, Supriadi kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, sekarang ini sudah banyak kendaraan umum beroperasi sehingga sarana menuju ke lokasi tersebut tidak mengalami hambatan.
Menurut dia, sekarang ada empat mobil milik Perum Damri dengan fasilitas pendingin ruangan (AC) melayani trayek Palembang - Tanjung Api Api.
"Bus milik perusahaan negera itu cukup membantu dan memudahkan masyarakat menuju kawasan Tanjung Api Api," ujar dia.
Selain Damri juga ada angkutan desa yang setiap hari mengangkut penumpang menuju kawasan yang akan dijadikan lokasi ekonomi khusus tersebut.
Bahkan, di daerah ini juga ada kendaraan pribadi yang juga difungsikan untuk mengangkut penumpang, kata dia.
Menurut dia, angkutan umum menuju ke lokasi pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api sekarang ini tidak menjadi masalah lagi, karena tersedia dalam jumlah yang cukup banyak.
Setelah dioperasikanya pelabuhan penyeberangan nanti pihaknya akan menambah lagi kendaraan menuju ke lokasi tersebut.
Dalam penambahan kendaraan itu pihaknya akan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, jelas dia.
Jadi sarana transportasi di kawasan Tanjung Api Api tersebut sekarang ini sudah siap tinggal lagi perbaikan dan penambahan infrastruktur lainnya termasuk jalan.
Ketika ditanya tentang rencana diresmikannya pelabuhan penyebaran Tanjung Api Api, dia mengatakan, berdasarkan informasi setelah perbaikan jalan yang rusak selesai.
Sementara jalan sendiri yang mengalami rusak itu diperkirakan akan selesai dibenahi akhir Agustus 2012, tambah dia. (ANT-U005)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arus balik Lebaran 2026: Pelayanan Pelabuhan Tanjung Api-Api lancar, 17 kapal disiagakan
25 March 2026 18:58 WIB
BKHIT Sumsel operasi patuh karantina di pelabuhan penyeberangan TAA
11 December 2024 10:00 WIB, 2024
BKHIT Sumsel turunkan empat tim gelar operasi patuh karantina di pelabuhan TAA
11 December 2024 6:50 WIB, 2024
Bea Cukai gagalkan penyelundupan 71.150 benih lobster tujuan Tanjung Api-Api
31 July 2022 16:15 WIB, 2022
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Sidang mantan Gubernur Bengkulu bakal disiarkan langsung, antisipasi pengunjung membludak
17 April 2025 9:27 WIB, 2025