Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi II DPRD Sumatera Selatan baru saja mengalami perubahan, saat ini menghimpun permasalahan di lapangan sebelumnya yang sedang dikerjakan dan sudah selesai.
Sesuai dengan bidangnya perekonomian yang disikapi Komisi II DPRD
Sumsel, dalam waktu dekat ini permasalahan mekanisme pasar dan gejolak
harga agar bisa distabilkan, kata Wakil Ketua DPRD Sumsel MA Gantada yang juga Koordinator Komisi II DPRD setempat menyampaikan hal itu di Palembang, Selasa.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel, M Arwani Deny, dan menambahkan kalau mereka akan merekap berkas-berkas yang masuk ke komisi itu terlebih dahulu baik mengenai kasus-kasus lahan, tapal batas dan lainnya.
Kasus-kasus lahan dan tapal batas yang masuk ke Komisi I DPRD Sumsel itu mulai dari Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, Pagaralam, Lahat dan lainnya.
Sementara ini Komisi I masih merekap berkas-berkas yang masuk ke sana terlebih dahulu, karena masih baru setelah pada 12 April lalu mengalami perubahan pimpinan serta anggota dewan di komisi tersebut.
Sebagaimana diketahui pada 12 April 2012 sudah dilakukan perubahan alat kelengkapan dewan, termasuk pimpinan dan anggota komisi-komisi di DPRD Sumsel.
Selain itu, koordinator di komisi-komisi juga mengalami perubahan.
Berdasarkan pantauan komisi-komisi di DPRD Sumsel, ada yang sudah melakukan kegiatan seperti Komisi V berkaitan dengan sektor pendidikan sudah memantau kegiatan ujian nasional setelah mengalami perubahan beberapa hari lalu. (ANT/KR-Sus)
DPRD Sumsel stabilkan gejolak harga pasar
Selasa, 17 April 2012 7:23 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK bawa 12 pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya setelah OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo
11 April 2026 8:40 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB
DPR dan DPD targetkan RUU Daerah Kepulauan tuntas dan disahkan pada 2026
11 September 2026 20:57 WIB
Polda Sumsel gandeng 85 peserta didik Sespim Polri perkuat penanganan karhutla
10 September 2026 7:33 WIB