Utang pinjol masyarakat capai Rp100 triliun
- 10 jam lalu
Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna (kedua kanan) bersama Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) Budi Santoso Syarif (kiri), Ahli Katalis Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Subagjo (kedua kiri depan) mendengarkan penjelasan dari Engineering & Development Manager PT Pertamina RU III Andi Prihandono (kanan) produk hasil pengolahan CPO secara co-processing di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (21/12/2018). Untuk mengurangi impor minyak mentah PT Pertamina (persero) mengolah Crude Palm Oil (CPO) / minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing yang berada di kilang Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)
Dua pekerja memeriksa proses pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG secara co-processing di kilang PT Pertamina (persero) Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (21/12/2018). Untuk mengurangi impor minyak mentah PT Pertamina (persero) mengolah Crude Palm Oil (CPO) / minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing yang berada di kilang Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)
Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna (kedua kanan) bersama Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) Budi Santoso Syarif (kedua kiri), General Manager PT Pertamina (persero) Refinery Unit III Plaju Yosua I. M Nababan (kiri) dan Ahli Katalis Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Subagjo (kanan) memperlihatkan hasil pengolahan CPO secara co-processing di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (21/12/2018). Untuk mengurangi impor minyak mentah PT Pertamina (persero) mengolah Crude Palm Oil (CPO) / minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing yang berada di kilang Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)
Dua pekerja memeriksa proses pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG secara co-processing di kilang PT Pertamina (persero) Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (21/12/2018). Untuk mengurangi impor minyak mentah PT Pertamina (persero) mengolah Crude Palm Oil (CPO) / minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing yang berada di kilang Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan.(ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)
Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna (kedua kanan) berbincang dengan Section Head CDL Refinery Unit (RU) III Nurjali (kanan), Section Head Safety Taufik Fikri (kiri) dan Jr Operator II LPG Handling Bendy Andriansyah (kedua kanan) saat meninjau proses pengolahan Crude Palm Oil (CPO) di kilang minyak RU III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (21/12/2018). Untuk mengurangi impor minyak mentah PT Pertamina (persero) mengolah Crude Palm Oil (CPO) / minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (bahan bakar bensin ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing yang berada di kilang Refinery Unit (RU) III Sungai Gerong, Banyuasin, Sumatera Selatan. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)