
Pertamina EP Zona 4 tingkatkan produksi minyak lewat 'workover' 51 sumur di Sumsel

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkatkan produksi minyak pada 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover atau kerja ulang sumur untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangannya di Prabumulih, Senin, mengatakan bahwa workover merupakan solusi teknis untuk menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah (natural decline).
"Melalui pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi," ujar Djudjuwanto.
Ia menjelaskan bahwa kerja ulang sumur meliputi rangkaian pekerjaan teknis untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksi. Proses ini dilakukan dengan menutup zona produksi yang telah habis dan membuka zona baru pada kedalaman berbeda di sumur yang sama.
Kegiatan tersebut telah menunjukkan hasil positif, yang mana sepanjang 2025 tercatat realisasi produksi dari hasil workover mencapai 432 barel minyak per hari (barrels of oil per day/BOPD).
Intervensi teknis ini juga berhasil mengaktifkan kembali sumur-sumur yang sebelumnya berstatus suspend (ditangguhkan) dan idle (tidak aktif), di antaranya sumur BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23.
"Kami akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap berproduksi optimal," ucapnya.
PHR Regional Sumatera Zona 4, sebagai Subholding Upstream Pertamina, saat ini mengoperasikan tujuh wilayah kerja yang meliputi PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Operasional tersebut tersebar di dua kota dan sembilan kabupaten di Sumatera Selatan yang berada dibawah koordinasi serta pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
