Logo Header Antaranews Sumsel

Polisi Muba layani warga pakai peci dan kerudung selama Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 19:21 WIB
Image Print
Polres Musi Banyuasin (Muba) menerapkan nuansa Islami melayani warga selama Ramadhan 2026, dengan menggunakan peci serta kerudung bagi anggota. ANTARA/HO-Polres Musi Banyuasin

Palembang (ANTARA) - Polres Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menerapkan nuansa Islami saat melayani warga dalam bulan Ramadhan 2026, dengan menggunakan peci serta kerudung bagi anggota.

"Selama bulan suci Ramadan tahun ini para personel yang bertugas mengenakan peci bagi anggota laki-laki dan kerudung bagi personel perempuan saat melayani masyarakat. Inisiatif tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai religius sekaligus pendekatan humanis kepada warga," kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo di Sekayu, Sabtu.

Menurut dia, kebijakan tersebut diterapkan untuk menghadirkan nuansa pelayanan yang lebih sejuk dan penuh makna spiritual dalam bulan penuh ampunan ini.

Dia menjelaskan penggunaan atribut religius bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pengingat bagi anggota agar tetap menjaga sikap, etika, serta meningkatkan kualitas ibadah di tengah tugas pelayanan.

“Kami ingin Ramadan ini terasa berbeda, bukan hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat yang datang. Peci dan kerudung menjadi pengingat bahwa tugas pelayanan juga bagian dari ibadah," katanya.

Ia menjelaskan penggunaan peci dan kerudung juga merupakan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat Musi Banyuasin yang dikenal religius dan menjunjung tinggi nilai kesopanan.

"Pendekatan budaya lokal mampu menciptakan kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat program Ramadan yang saya ciptakan ini juga agar Polri semakin dekat dengan masyarakat,”ujarnya.

Meski tampil dengan nuansa religius, Ruri menegaskan seluruh layanan kepolisian tetap berjalan optimal, mulai dari sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT), pembuatan SKCK, pelayanan SIM, proses penyidikan, hingga layanan Samsat tetap beroperasi normal.

Ia menekankan kepada seluruh personel agar menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh keikhlasan.

“Kami tekankan kepada anggota bahwa masyarakat datang membawa kebutuhan dan harapan. Layani dengan senyum, dengan hati, dan penuh keikhlasan,” tegasnya.

Tak hanya menghadirkan perubahan tampilan pelayanan, Polres Muba juga aktif melakukan kegiatan sosial selama Ramadan. Setiap hari, anggota kepolisian membagikan sedikitnya 100 paket takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.

“Ramadan adalah momentum berbagi. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Kemudian ada program tarawih keliling (Tarling) oleh personil Polres dan Polsek jajaran sembari pengamanan ibadah salat tarawih, dan Da'i Kamtibmas oleh Bhabin menjadi khotib di masjid.

"Selain pelayanan dan kegiatan sosial, personel Polres Muba juga mengisi Ramadan dengan kegiatan keagamaan internal. Setiap hari, anggota melaksanakan tadarus Al-Qur’an usai Salat tarawih dan Subuh bersama serta mengikuti tausiah untuk meningkatkan pembinaan mental dan spiritual," ujarnya

Kapolres berharap kegiatan tersebut mampu membentuk karakter anggota yang lebih sabar, disiplin, dan berempati dalam menjalankan tugas.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026