
Menko IPK: Pelabuhan Tanjung Carat harus dibangun terintegrasi

Palembang (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Provinsi Sumatera Selatan harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono saat diwawancarai di Palembang, Selasa, mengatakan pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat menjadi kebutuhan mendesak mengingat keterbatasan kapasitas Pelabuhan Boom Baru serta tingginya potensi ekspor komoditas unggulan Sumatera Selatan (Sumsel) yang selama ini masih harus melalui pelabuhan di provinsi lain.
“Pelabuhan Tanjung Carat tidak boleh dibangun sepotong-sepotong. Harus terintegrasi dengan akses jalan, konektivitas logistik, dan kawasan pendukungnya agar dampaknya maksimal bagi ekonomi daerah,” katanya.
Menurutnya, pembangunan pelabuhan tersebut sejalan dengan visi Asta Cita dan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan infrastruktur bernilai tambah dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebab, katanya, Sumsel memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, dan industri pengolahan yang membutuhkan pelabuhan berkapasitas besar untuk meningkatkan daya saing ekspor.
Selain pelabuhan, pemerintah pusat dan daerah juga membahas penanganan infrastruktur pendukung, seperti perbaikan jalan nasional dan jalan tol, penanganan lintasan sebidang kereta api, serta pembangunan flyover untuk memperlancar arus logistik.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur berperan mengorkestrasi lima kementerian teknis agar pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat berjalan selaras, mulai dari penyediaan lahan, pembangunan akses jalan, hingga integrasi dengan jaringan transportasi dan kawasan industri.
Terkait pembiayaan, AHY menyatakan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD), tetapi juga membuka peluang investasi melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) guna memastikan proyek berjalan berkelanjutan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko IPK: Pelabuhan Tanjung Carat harus dibangun terintegrasi
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
