Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan berbagai kegiatan untuk mengoptimalkan program perlindungan anak di wilayah 17 kabupaten dan kota itu.
"Pengoptimalan program tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak, serta menjamin perlindungan hak-hak anak," kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Cik Ujang, di Palembang, Sabtu.
Menurut dia, program yang dioptimalkan itu seperti melakukan upaya penjaminan dan perlindungan hak-hak anak dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, dan lainnya.
Kemudian memastikan anak-anak di seluruh kabupaten dan kota dalam provinsi setempat dapat hidup, tumbuh, dan berkembang secara baik.
"Untuk menjalankan program itu dilakukan penyuluhan, kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi tentang perlindungan anak, kesehatan reproduksi dan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja," katanya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan perlindungan anak akan tercapai efektif jika dijalankan dan didukung semua pemangku kepentingan.
"Untuk itu, kami berupaya melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel menyinkronkan program kerja dengan upaya perlindungan anak,," ujarnya.
Menurut dia, setiap OPD memiliki Dharma Wanita Persatuan yang dapat diberdayakan mendukung program perlindungan anak.
"Dengan harapan OPD memfasilitasi organisasi istri pegawai di lingkungan instansi tersebut untuk melakukan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan perlindungan anak dan perempuan," kata Wagub Sumsel.
Sumsel optimalkan program perlindungan anak
Anak-anak sasaran program perlindungan dari tindak kekerasan. ANTARA/Yudi Abdullah
