
Rupiah melemah dipicu "government shutdown" AS berkepanjangan

Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menganggap pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi kekhawatiran pasar terkait penutupan pemerintah (government shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS) berkepanjangan.
“Penutupan pemerintah AS masih berlangsung hingga hari kesembilan dan Risalah Rapat Federal Reserve (Fed) terbaru menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan sepakat untuk mendukung pasar tenaga kerja yang (sedang) melemah,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Jumat sore melemah sebesar 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.570 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.568 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga melemah ke level Rp16.585 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.534 per dolar AS.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
