Logo Header Antaranews Sumsel

Bupati Banyuasin motivasi petani biasakan tanam padi dua kali setahun

Selasa, 19 Agustus 2025 12:26 WIB
Image Print
Bupati Banyuasin Askolani. (ANTARA/Yudi Abdullah)

Palembang (ANTARA) - Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan Askolani memotivasi petani kabupaten setempat membiasakan gerakan tanam padi dua kali bahkan tiga kali dalam setahun.

"Melihat potensi lahan sawah lebak di daerah ini, memungkinkan pengembangan tanam padi lebih dari satu kali dalam setahun," kata Askolani, di Pangkalan Balai, Banyuasin, Jumat.

Menurut dua, optimalisasi lahan sawah dengan melakukan penanaman padi dua hingga tiga kali setahun, bisa lebih memantapkan kabupaten ini sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Kabupaten ini tercatat sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi sekitar satu juta ton gabah kering giling (GKG) dari lahan 230 ribu hektare.

"Dengan optimalisasi lahan tersebut diharapkan produksi padi bisa lebih banyak lagi dan memantapkan posisi daerah ini sebagai lumbung pangan nasional," ujar Askolani.

Sementara Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim menambahkan, untuk memantapkan sebagai daerah lumbung pangan nasional, pihaknya juga berupaya mengembangkan tanaman jagung.

"Saat ini kami berupaya memberdayakan lahan di sekitar pondok pesantren (ponpes) untuk menanam jagung sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional," jelasnya.

Pondok pesantren di kabupaten ini memiliki lahan cukup luas dan banyak sumber daya manusia, potensi itu perlu dimanfaatkan untuk menambah produksi beras, jagung, dan bahan pangan lainnya.

Melihat kondisi lahan yang cukup subur, pembinaan yang baik, serta didukung sarana dan prasarana memadai, dari lahan ponpes itu ditargetkan panen jagung mencapai 5 - 6 ton per hektare.

Menurut dia, ketahanan pangan yang dicapai saat ini akan terus diperkuat dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif dan meningkatkan sinergisitas dengan berbagai pihak, seperti Polres dan Kodim Banyuasin, pengurus ponpes, serta lainnya.

Kabupaten Banyuasin saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas dalam peta ketahanan pangan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data sepanjang 2025 ini pihaknya berhasil mengembangkan 512 hektare kebun jagung dengan produksi mencapai sembilan juta ton jagung, kata Erwin.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026