Meski mengakui kekuatan PSG sebagai tim terbaik di dunia saat ini, Maresca percaya setiap pertandingan memiliki cerita sendiri. “Mereka adalah tim top di Eropa dan dunia, mungkin yang terbaik di dunia, tapi setiap pertandingan berbeda dan kami akan mencoba memainkan pertandingan yang bagus,” katanya.
Maresca mencontohkan bahwa dalam turnamen ini, kejutan bisa terjadi di mana saja. “Fluminense mengalahkan Inter yang merupakan finalis Liga Champions, Al Hilal mengalahkan Manchester City. Botafogo mengalahkan PSG di turnamen ini dan tampil sangat baik, tapi gaya kami berbeda dari Botafogo.”
“PSG adalah tim terbaik di dunia dan mereka sudah menunjukkannya di turnamen ini, di Prancis, dan di Liga Champions. Tentu ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami, tapi kami mempersiapkan diri sebaik mungkin,” tambahnya.
Chelsea mendapat kabar baik jelang laga final setelah gelandang Moises Caicedo menunjukkan perkembangan positif usai cedera pergelangan kaki yang dialami di semifinal.
“Caicedo pulih dengan cukup baik. Kami lihat pagi ini dan sepertinya dia berkembang dengan baik. Dia adalah bagian penting dari tim kami,” jelas Maresca.
Namun Chelsea juga harus kehilangan winger Noni Madueke yang telah resmi bergabung ke Arsenal dengan nilai transfer 50 juta poundsterling. Maresca menyatakan bahwa kepergian Madueke adalah keputusan sang pemain.
Final antara Chelsea dan PSG akan menjadi penutup dari edisi perdana Piala Dunia Antarklub dengan format 32 tim. Laga akan berlangsung Senin (14/7) pukul 02.00 WIB.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelatih Chelsia Enzo Maresca siap hadapi PSG seperti permainan catur
Pelatih Chelsea Enzo Maresca siap hadapi PSG seperti permainan catur
Tangkapan layar video Pelatih Chelsea Enzo Maresca. (Laman resmi Chelsea)
