Logo Header Antaranews Sumsel

Kabupaten OKU sediakan 1.300 ekor hewan untuk kurban

Senin, 2 Juni 2025 15:33 WIB
Image Print
Petugas Dinas Pertanian OKU memeriksa kesehatan hewan kurban. ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menyediakan sebanyak 1.300 ekor hewan layak kurban, memenuhi kebutuhan masyarakat setempat untuk berkurban saat perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Pertanian OKU, Husmin melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ermuni Saurimin di Baturaja, Senin mengatakan bahwa berdasarkan hasil pendataan tercatat sebanyak 1.300 hewan ternak sapi dan domba yang layak kurban tahun ini.

"Jumlah tersebut terdiri atas 500 ekor sapi dan 800 ekor domba," katanya.

Menurutnya, jumlah yang ada tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten OKU yang ingin berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

"Kalaupun kurang biasanya kita mendapat tambahan pasokan hewan kurban dari kabupaten tetangga seperti OKU Timur," katanya.

Baca juga: 6 keutamaan berkurban dalam Islam yang wajib diketahui

Dia mengatakan, ribuan hewan kurban ini dipastikan layak kurban dan bebas dari penyakit karena sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Dalam pemeriksaan kesehatan hewan pihaknya membentuk tiga tim untuk menyisir tempat-tempat peternakan sapi dan domba yang tersebar di wilayah setempat.

Termasuk lapak-lapak pedagang di sepanjang jalan lintas Kota Baturaja, Kabupaten OKU yang menjual hewan kurban menjadi sasaran kegiatan pemeriksaan tersebut.

Dalam pemeriksaan pihaknya melibatkan tenaga dokter hewan untuk memastikan kesehatan hewan kurban dari berbagai penyakit sebelum disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dengan membeli hewan kurban yang sudah diberi label yang dikalungkan ke leher hewan tersebut," ujarnya.

Baca juga: Pedagang hewan kurban Palembang datangkan stok dari provinsi tetangga penuhi permintaan pembeli



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026