Logo Header Antaranews Sumsel

Kodam Pattimura tindak tegas oknum TNI lindungi tambang emas ilegal

Jumat, 4 April 2025 10:59 WIB
Image Print
Kapendam XV Pattimura Kolonel Inf. Heri Krisdianto. ANTARA/HO-Pendam Pattimura

Kolonel Inf. Heri menyampaikan hal itu ketika merespons pemberitaan terkait dengan dugaan oknum anggota TNI yang memiliki aset (usaha) di area tambang emas ilegal Gunung Botak Namlea. Bahkan, oknum tersebut diisukan menjadi bandar batu cinabar.

"Jika memang terbukti bersalah, pasti akan diproses hukum," tuturnya.

Pangdam XV/Pattimura, kata Kapendam, terus menekankan kepada seluruh prajurit jajarannya untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal.

Oleh sebab itu, dalam penyelesaian masalah penambangan di Gunung Botak Namlea Pulau Buru, dia berharap Pemerintah Provinsi Maluku dan semua pihak, termasuk awak media, membantu untuk bersama-sama mengawasi dan memberi solusi mengapa banyak penambang ilegal di wilayah tersebut.

Apalagi saat ini, lanjut dia, Kabupaten Buru akan melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) sehingga ada kekhawatiran penggiringan isu ini ke arah politik.

"Jangan sampai ada pihak-pihak yang membangun narasi-narasi negatif dan mem-framing berita seolah-olah TNI berbondong-bondong memiliki usaha, padahal tidak berdasarkan fakta," kata Kapendam.

Pasalnya, kata dia, permasalahan terkait dengan penambangan ilegal di Gunung Botak  sudah dirapatkan sampai ke tingkat Pemprov Maluku dalam hal penanganannya.

Ia juga berharap masyarakat bisa sama-sama membantu dan mengawasi kasus tersebut agar transparansinya tetap terjaga dan sesuai dengan fakta yang ada.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kodam Pattimura tindak tegas oknum TNI lindungi tambang emas ilegal



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026