Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) III Palembang menyebutkan Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan (Sumsel) mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada musim libur Lebaran 2025 dengan menambah perjalanan LRT.
Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Jumat, mengatakan untuk memberikan pelayanan kepada pengguna LRT Sumsel selama libur Lebaran 2025, LRT Sumsel menambah delapan perjalanan pada tanggal 1-4 April 2025.
Ia menjelaskan penambahan perjalanan LRT ini dari 94 perjalanan per hari menjadi 102 perjalanan dari tanggal 1 sampai dengan 4 April 2025 dengan menambah 1 trainset pada pukul 10.35 WIB sampai dengan pukul 17.53 WIB. Untuk jam operasional LRT Sumsel yakni dari pukul 05.06 WIB sampai dengan pukul 20.43 WIB.
Selain penambahan 8 perjalanan, KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) juga telah mempersiapkan strategi dalam menghadapi masa angkutan Lebaran 2025 ini yakni dengan melakukan Ramp Check atau inspeksi kelengkapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di sarana perkeretaapian maupun stasiun LRT Sumsel, kemudian melakukan pemeriksaan fasilitas operasional KA Pra-Angkutan Lebaran guna mengantisipasi gangguan sarana dan prasarana serta mengadakan Posko terpadu guna memastikan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2025 di LRT Sumsel berjalan selamat, aman dan nyaman.
KAI Divre III Palembang selaku operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat data pengguna LRT Sumsel memasuki masa angkutan lebaran mulai dari tanggal 21 hingga 27 Maret 2025 berjumlah 84.707 penumpang atau mengalami peningkatan sebesar 5 persen atau sebanyak 4.238 penumpang dibanding periode yang sama pada angkutan lebaran tahun 2024 sebanyak 80.469 penumpang.
"Rata-rata harian volume penumpang LRT Sumsel pada masa angkutan lebaran tahun 2025 yakni sebanyak 12.101 penumpang, dengan stasiun tertinggi naik turun penumpang yakni Stasiun Ampera dengan jumlah sebanyak 21.086 penumpang, kemudian Stasiun Asrama Haji sebanyak 18.262 penumpang dan Stasiun DJKA sebanyak 9.481 penumpang," jelasnya.
Menurut dia, keberadaan LRT Sumsel pada libur lebaran menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pendatang yang sedang mudik di kota Palembang.
Stasiun-stasiun LRT yang melewati ikon-ikon Kota Palembang, pusat perbelanjaan, fasilitas publik dan nyaman serta tarif yang terjangkau menjadikan LRT Sumsel alternatif transportasi yang dapat dipilih masyarakat pada libur lebaran.
"KAI Divre III Palembang sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama pada libur lebaran 2025, sehingga diharapkan dapat menjadikan LRT Sumsel sebagai teman perjalanan untuk berwisata di kota Palembang," kata Aida.
LRT Sumsel tambah delapan perjalanan pada libur Lebaran 2025

Sejumlah penumpang naik dan turun dari Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)