"Pemeriksaan sarana tersebut meliputi pengujian statis dan dinamis yang terdiri dari uji dimensi, ruang batas sarana, berat kosong dan muat kereta, pengereman, keretakan dan kebocoran," ujarnya.Selain pemeriksaan teknis, KAI Divre III Palembang bersama DJKA Kemenhub RI melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang juga melakukan pemeriksaan kelengkapan fasilitas standar pelayanan minimum (SPM) diatas KA sesuai PM 63 tahun 2019 yang meliputi APAR, palu pemecah kaca, prosedur evakuasi, P3K, toilet, CCTV, lampu penerangan, toilet, penyejuk ruangan (AC) yang berfungsi untuk menjaga temperatur suhu didalam kereta maksimal 27° celsius, restorasi, rak bagasi, informasi audio visual dan tempat penyimpanan kursi roda.
Dari sisi pelayanan di stasiun juga dilakukan pemeriksaan atau inspeksi kelengkapan SPM yang meliputi loket, informasi ketersediaan tempat duduk, customer service, ruang boarding, ruang tunggu, mushola, toilet, ruang laktasi, announcer/pengeras suara, peron, jalur evakuasi dan tangga bancik.
KAI Divre III Palembang mengimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkutan kereta api untuk melakukan mudik lebaran agar dapat segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website www.kai.id, kanal penjualan resmi yang telah bekerjasama dengan KAI dan aplikasi pemesanan tiket online lainnya.
"KAI Divre III Palembang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan agar menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan untuk bepergian terutama pada mudik lebaran nanti," kata Aida.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI Palembang siapkan 43 unit kereta untuk angkutan Lebaran 2025