Logo Header Antaranews Sumsel

Rupiah diperkirakan sulit berbalik menguat terhadap dolar AS

Kamis, 6 Februari 2025 10:34 WIB
Image Print
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.)

Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar (kurs) Rupiah akan sulit rebound berbalik menguat karena investor masih mengantisipasi data Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat (AS) dan cadangan devisa Indonesia pada Jumat (7/2).

“Rupiah dan mata uang regional lainnya terpantau melemah pada sesi pagi ini, rupiah diperkirakan akan sulit rebound berbalik menguat,” ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, penguatan kurs Rupiah dalam dua sesi terakhir didukung faktor kekhawatiran perang dagang global yang mereda. Namun, penguatan Rupiah dan mata uang emerging lainnya dinilai takkan berlanjut mengingat ketidakpastian atas kebijakan Presiden AS Donald Trump dalam ekonomi maupun politik masih akan terus faktor yang meredam sentimen investor.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026